Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sejarawan: Jakarta Kaya Akan Pertunjukan Seni Tradisional

📅 Sabtu, 09 Des 2023, 05:27 WIB | Oleh:
Sejarawan: Jakarta Kaya Akan Pertunjukan Seni Tradisional Doc: ANTARA/Suci Nurhaliza
Ket. Tangkapan layar - Sejarawan dan Pendiri Komunitas Historia Indonesia (KHI) Asep Kambali dalam diskusi tentang budaya yang tayang di kanal YouTube Disbud DKI, Jumat (8/12/2023).

JAKARTA - Semua hendaknya memelihara kekayaan Jakarta yang memiliki keragamaan budaya dan pertunjukan tradisional. Harapan ini disampaikan sejarawan, Asep Kambali, di Jakarta, Jumat (8/12).

Asep memberi contoh, Jakarta memiliki keroncong yang akarnya berasal dari musik Portugis. Kemudian, ada Tanjidor yang merupakan warisan Belanda. Lalu, tari Cokek sebagai akulturasi budaya Betawi dan Tionghoa. Ada juga tari Zapin yang merupakan campuran budaya Betawi dan Arab Hadhrami.

Menurutnya, Jakarta juga menjadi miniatur budaya Indonesia karena semua budaya ada di sini. "Jakarta adalah miniatur keberagaman budaya Indonesia," ujarnya. Bukan hanya soal keragaman bahasa, Asep mengatakan Jakarta juga kaya akan keragaman pertunjukan tradisional.

Maka, dia mengingatkan, dengan beragam kekayaan tersebut, semestinya, Jakarta dapat mengembangkan wisata budaya secara serius agar masyarakat dapat semakin mengenal dan memahami keragaman.

"Jakarta itu beragam sebagai gabungan dari berbagai budaya dan agama. Maka ketika nanti memahami perbedaan tersebut, kita akan makin sayang satu sama lain," tutur Asep.

Adapun budaya yang dimaksud Asep tak melulu tentang benda-benda fisik, tapi juga dapat berupa ide atau gagasan pemikiran. Misalnya, bagaimana Betawi punya ondel-ondel? Dulu, ondel-ondel sebenarnya upaya menolak bala atau mengusir roh jahat.

"Itu kan ide dan gagasan, walaupun sekarang mungkin sudah tidak relevan lagi," ujar Asep. Menurutnya, paling sederhana dalam berwisata budaya Jakarta bisa dengan mengunjungi tempat bersejarah, makam leluhur, benteng, dan pulau bersejarah. Selain itu, warga bisa juga mengunjungi Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan dan Kelurahan Srengseng Sawah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.