Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepala BNN Tegaskan Bakal Bikin Miskin Para Bandar Narkoba

📅 Sabtu, 09 Des 2023, 00:10 WIB | Oleh:
Kepala BNN Tegaskan Bakal Bikin Miskin Para Bandar Narkoba Doc: ANTARA/AKBAR NUGROHO GUMAY
Ket. Kepala BNN Irjen Pol Marthinus Hukom memusnahkan barang bukti narkoba di kantor BNN, Jakarta, Jumat (8/12). BNN memusnahkan barang bukti narkoba berupa 34.338,88 gram sabu, 1.879,99 gram ganja dan 3.000 ml cairan mengandung narkotika yang diperoleh dari penangkapan 16 tersangka.

JAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Marthinus Hukom, yang baru dilantik Presiden Joko Widodo, mengaku akan berupaya membuat bandar narkoba jatuh miskin dengan menghentikan suplai, permintaan, dan dukungan keuangan. "Ada tiga hal yang perlu mendapat perhatian terkait peredaran narkoba, yakni suplai, permintaan, dan dukungan keuangan. Tiga itu harus kita hentikan, kita miskinkan bandar-bandar narkoba tersebut," kata Marthinus.

Demikian disampaikan Marthinus usai dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Kepala BNN di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/12).

Dia mengatakan keterlibatan aparat penegak hukum serta aparatur sipil negara dapat membuat jaringan narkoba semakin kuat. Oleh karena itu, dia tidak akan menolerir keterlibatan anggota Polri/TNI dan PNS dalam peredaran narkoba.

"Maka kita harus melemahkan segala struktural, semua jaringan-jaringan tersebut. Kita harus juga melemahkan sumber-sumber keuangannya sehingga mereka tidak mempunyai kesempatan sedikitpun untuk melakukan peredaran narkoba," ujarnya.

Dia mengatakan akan memberi tindakan tegas terhadap aparat penegak hukum yang terlibat. "Sebelum ke sini saya sudah berkoordinasi dengan Kapolri. Saya meminta dukungan beliau untuk menyelesaikan ke dalam struktur," jelasnya.

Ia juga akan menemui Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto untuk meminta dukungan serupa.

"Begitu juga dengan ASN, saya juga akan berkoordinasi dengan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (dan Reformasi Birokrasi), dan menteri-menteri lain yang mungkin bisa membantu membersihkan ke dalam struktur," ujarnya.

Hukom menilai narkotika membunuh lebih dahsyat dari teroris karena dapat menyerang siapa saja. "Kita tahu narkotika menyerang manusia, bahkan kalau saya bilang membunuh manusia lebih dahsyat dari teroris," ujarnya.

Dia mengatakan teroris mungkin hanya membunuh beberapa orang, tetapi narkotika dapat membunuh siapa pun juga. "Sama dengan teroris, tapi narkotik dia menyerang sampai ke syaraf, merusak manusia dan ini berbahaya dan bisa terancam generasi muda, bahkan mengancam keberlanjutan negara," ujarnya.

Mantan Kepala Detasemen Khusus 88 itu menilai pendekatan kerja BNN tidak jauh berbeda dengan yang ada di Detasemen Khusus 88, tempatnya dulu bertugas.

Menurutnya, baik Densus 88 maupun BNN memiliki tiga pendekatan yakni pendekatan hukum, pendekatan pencegahan, dan pendekatan rehabilitasi, namun dengan menggunakan dua patron yang berbeda.

Dia menjelaskan berdasarkan pengalamannya saat bertugas sebagai kepala Densus 88, terorisme adalah sesuatu hal berkaitan dengan pola pikir dan menyerang pemikiran seseorang. Sementara itu, lanjutnya, narkotika adalah hal yang berhubungan dengan kehendak seseorang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.