Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gawat, Mensos Khawatir Meningkatnya Kasus Anak Depresi Akibat Perundungan

📅 Sabtu, 09 Des 2023, 22:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gawat, Mensos Khawatir Meningkatnya Kasus Anak Depresi Akibat Perundungan Doc: ANTARA/Rivan Awal Lingga
Ket. Menteri Sosial Tri Rismaharini meninjau stan UMKM saat melakukan graduasi keluarga penerima manfaat (KPM) di Jakarta, Sabtu (9/12/2023).

Jakarta - Gawat, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengungkapkan kekhawatiranterhadap meningkatnya kasus anak-anak yang menghadapi tantangan kesehatan khususnya depresi yang disebabkan oleh perilaku perundungan di lingkungan sekitar mereka.

"Hal ini menciptakan beban psikologis yang signifikan bagi anak tersebut," kata Risma dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu.

Dalam upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut, dia menegaskan pentingnya memanfaatkan informasi yang jelas dan akurat sebagai langkah kunci dalam memberikan empati positif kepada orang lain.

Risma menilai bahwa kejelasan dan kebenaran informasi merupakan landasan yang penting dalam memberikan dukungan efektif dan membangun pemahaman mendalam terhadap kondisi serta kebutuhan orang lain terutama anak-anak.

Risma juga mengajak seluruh kalangan orang dewasa untuk memberikan contoh yang baik kepada adik-adik serta anak-anak mereka.

Menurutnya, tindakan positif dan nilai-nilai luhur yang diperlihatkan oleh orang dewasa memiliki potensi besar untuk menjadi sumber inspirasi bagi anak-anak maupun generasi muda.

Dia meyakini bahwa anak-anak bukanlah sekadar individu yang dipenuhi kelemahan semata, melainkan juga memiliki sejumlah kelebihan dan potensi yang dapat dikembangkan dan diperkuat dengan memberikan dukungan yang tepat.

Risma menambahkan bahwa peningkatan perhatian terhadap kesejahteraan mental anak-anak dapat berperan penting dalam mencegah kemunculan kasus serupa di masa mendatang.

Hal itu, kata dia, juga dapat menjadi landasan untuk upaya preventif yang lebih baik sehingga bisa memastikan bahwa generasi mendatang dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang mendukung secara keseluruhan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.