Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren Provinsi Ini, Pemda DIY Pertahankan SAKIP Predikat 'AA' Enam Kali Berturut-turut

📅 Kamis, 07 Des 2023, 00:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren Provinsi Ini, Pemda DIY Pertahankan SAKIP Predikat 'AA' Enam Kali Berturut-turut Doc: ANTARA/HO-Pemda DIY
Ket. Gubernur DIY Sri Sultan HB X terima penghargaan SAKIP yang diserahkan Wakil Presiden RI l KH Ma’ruf Amin kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Nusa Dua, Bali, Rabu (6/11/2023).

Yogyakarta - Keren, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil mempertahankan penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan predikat "AA" atau terbaik selama enam kali berturut-turut sejak 2018 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI.

Penghargaan SAKIP diserahkan oleh Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Nusa Dua, Bali, Rabu, demikian menurut keterangan resmi Pemda DIY di Yogyakarta.

"Kita harus bersih. Menjadi contoh bagi publik, sehingga dapat membangun kepercayaan mereka yang kita layani. Itu adalah inti dari SAKIP dan Reformasi Birokrasi," kata Sultan HB X usai menerima penghargaan itu.

Menurut Sultan, perolehan SAKIP DIY selama enam kali berturut-turut itu tidak lepas dari konsistensi menjalankan sistem pemerintahan yang akuntabel.

Meskipun predikat AA sudah didapat melalui berbagai macam indikator penilaian, namun hal tersebut tidak lantas membuat Sri Sultan berpuas diri.

Gubernur DIY ini menekankan untuk terus mengeluarkan inovasi yang mendukung kinerja pemerintahan, dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

Kebijakan publik dan teknologi menurut Sultan menjadi hal yang tidak bisa ditawar untuk dikembangkan.

Mengingat saat ini mayoritas kabupaten/kota di DIY juga sudah memperoleh predikat A, maka Sri Sultan mulai bergeser ke kelurahan.

"Desa pun perlu akuntabilitas. Maka kami lari ke kalurahan dengan harapan kelurahan pun akan membangun akuntabilitas. Dengan begitu pola pengelolaan keuangan dan pola pelayanan berubah," ujar Sri Sultan.

Menurut Sri Sultan apabila pemaksimalan akuntabilitas juga dilakukan dari level kalurahan, maka akan mempermudah perkembangan DIY ke arah lebih baik.

Apalagi, lanjut dia, mulai tahun depan semua fasilitas untuk digitalisasi sudah harus selesai, sehingga masyarakat cukup berbekal smartphone, memaksimalkan layanan dalam genggaman, sehingga mewujudkan DIY menjadi "smart province" (provinsi cerdas) bisa dilakukan secara utuh.

"Ini yang penting kualitatif pertanggungjawaban, karena selama ini masalahnya ada pada pola pertanggungjawaban. Kemudian peningkatan layanan baik, sehingga akuntabilitas terwujud. Dengan sistem yang lebih modern, akuntabilitas akan lebih baik," kata Sri Sultan.

Sementara, sebagai penggerak birokrasi, Sultan HB X mengimbau seluruh ASN di DIY agar jangan hanya menjadi pekerja kantor.

ASN itu adalah pegawai pemerintah yang harus menjadi pekerja peradaban sehingga wajib punya kesepakatan tidak sekadar melayani, tapi membangun akuntabilitas.

"Kita juga harus melakukan pendekatan melalui tradisi dan budaya untuk mewarnai perilaku yang baik, namun disesuaikan dengan tantangan zaman," ujar Sultan.

Berdasarkan hasil evaluasi SAKIP tahun 2023, rata-rata pada tingkat pemerintah provinsi sebesar 72,17 naik 0,47 poin dari tahun 2022.

Pada tingkat pemerintah kabupaten/kota nilai rata-rata sebesar 63,36 meningkat 1,02 poin dari tahun 2022.

Berdasarkan predikat diperoleh, terdapat satu pemda dengan predikat tertinggi "AA" yakni Pemda DIY dan 24 pemda dengan berpredikat A.

Dalam hal kenaikan predikat, terdapat dua pemda naik predikat A, tiga pemda naik ke predikat BB dan 20 pemda naik ke predikat B.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.