Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Danone Gandeng Kagama dalam Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

📅 Kamis, 07 Des 2023, 19:44 WIB | Oleh:
Danone Gandeng Kagama dalam Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan Doc: istimewa
Ket. danone-kagama

JAKARTA - Danone Indonesia bersama Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) menandatangani nota kesepahaman. Kerja sama kedua lembaga dilakukan sebagai upaya mendorong pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan dan peningkatan kesehatan masyarakat.

"Kerja sama ini sejalan dengan strategi keberlanjutan Danone yakni Danone Impact Journey, sinergi antar pemangku kepentingan ini merupakan wujud kontribusi positif dari Danone dan Kagama untuk mendukung masyarakat yang lebih sehat dan lingkungan yang lestari," kata VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto melalui siaran pers Rabu (7/12).

Ia menerangkan, pengelolaan lingkungan berkelanjutan dan peningkatan kesehatan masyarakat merupakan isu prioritas yang perlu untuk terus didorong. Hal ini ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga semua.

"Sebagai perusahaan yang telah hadir dalam beberapa dekade dan beroperasi 100 persen di Indonesia, Danone Indonesia telah memiliki pengalaman panjang mendukung program pemerintah, khususnya dalam mengelola lingkungan secara berkelanjutan seperti konservasi air dan pengelolaan sampah untuk mendorong ekonomi sirkular, serta program edukasi terkait pencegahan stunting," ungkapnya.\

Danone Indonesia berharap kolaborasi bersama kagama kali ini dapat memperluas jangkauan dan cakupan edukasi untuk mendorong pengelolaan lingkungan dan pencegahan stunting. Selain itu sekaligus menjadi akselerator terdepan dalam pencapaian program-program prioritas pemerintah untuk membuat Indonesia menjadi lebih baik.

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Kagama (2019-2024), AAGN Ari Dwipayana menyampaikan, permasalahan lingkungan dan kesehatan di masyarakat merupakan hal yang serius. Organisasi tersebut sangat senang telah berkolaborasi dengan Danone Indonesia.

"Sangat penting bagi kita untuk melanjutkan kerjasama ini dengan baik. Penandatanganan Nota Kesepahaman untuk kolaborasi antara KAGAMA dan Danone Indonesia hari ini menandai langkah awalnya," ujarnya.

Dengan keberadaan Kagama di 34 provinsi, ia berharap sinergi ini dapat memperluas cakupan edukasi pencegahanstuntingserta mendorong akses air bersih. Selain Itu juga mencakup penerapan ekonomi sirkuler dari sampah, sembari membantu menangani kelestarian lingkungan.

Vera menambahkan, kerja sama dengan kagama bukanlah kolaborasi pertama. Sebelumnya Danone Indonesia telah berkolaborasi dengan Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (PKGM FK-KMK UGM) dengan dukungan dari Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia dalam peluncuran 4 Seri Buku Cegah Stunting.

Sedangkangkan kerjasama dengan Teknik Geologi Fakultas Teknik dilakukan dalam studi Hidrogeologi dan juga Ground Water Working Group (GWWG). Kolaborasi diwujudkan dalam bentuk pengembangan Mata Persada (Matriks Penilaian Perlindungan Sumber Daya Air Tanah) dan juga melakukan inisiatif kolaborasi lainnya.

"Tidak berhenti sampai di sini, kami berkomitmen untuk terus berkontribusi secara positif dalam peningkatan derajat kesehatan Indonesia, menjaga kelestarian lingkungan, dan mendukung pengembangan sumber daya manusia serta kesejahteraan masyarakat Indonesia," tutup Vera.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

31 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

34 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

56 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.