Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Gembira Semoga Terwujud, Pemprov Sumut Yakini Harga Beras Makin Turun Awal 2024

📅 Rabu, 06 Des 2023, 05:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Gembira Semoga Terwujud, Pemprov Sumut Yakini Harga Beras Makin Turun Awal 2024 Doc: ANTARA/Yudi
Ket. Petani menanam bibit padi di Desa Pematang Biara, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (8/1/2023).

Medan - Kabar gembira, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sumatera Utara, meyakini harga beras akan semakin menurun awal 2024 seiring bertambahnya produksi menyusul semakin banyaknya penanaman padi di tengah musim hujan merata di Indonesia.

"Jika Desember ini mulai menanam, maka panennya kemungkinan akhir Februari 2024," ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sumatera Utara Muhammad Juwaini di Medan, Sumut, Selasa.

Juwaini melanjutkan harga beras yang tinggi selama beberapa waktu terakhir terjadi karena kekeringan akibat El Nino.

Namun, dengan semakin tingginya curah hujan, wilayah-wilayah yang sebelumnya gagal tanam dan gagal panen seperti di Pulau Jawa dan Sulawesi sudah memulai penanaman.

"Di Sumut, harga gabah mulai turun," kata Juwaini.

Secara bulanan (month to month), harga gabah kering giling (GKG) dan gabah kering panen (GKP) di Sumut, baik tingkat petani maupun penggilingan, menurun sejak Oktober 2023.

Pada November 2023, harga rata-rata GKP di petani Rp5.863 per kilogram dan GKG Rp6.189 per kilogram.

Sementara, di penggilingan harga rata-rata GKP pada bulan November 2023 adalah Rp6.048 per kilogram dan GKG Rp6.351 per kilogram.

"Semoga harga beras semakin turun pada 2024 tetapi kalau bisa harganya jangan terlalu rendah karena kasihan petaninya," tutur Juwaini.

Sebelumnya, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumut Arif Mandu juga menyebut bahwa panen dan intervensi pemerintah bisa menurunkan harga beras mulai kuartal pertama tahun 2024.

Intervensi pemerintah terutama melalui distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bantuan pangan beras, dan penyaluran beras ke penggilingan serta distributor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.