Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gedung Putih: Amerika Serikat Kehabisan Uang untuk Danai Perang Ukraina

📅 Rabu, 06 Des 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Gedung Putih: Amerika Serikat Kehabisan Uang untuk Danai Perang Ukraina Doc: ISTIMEWA
Ket. Amerika Serikat (AS)

WASHINGTON - Direktur Anggaran Gedung Putih, Shalanda Young, dalam suratnya kepada DPR Amerika Serikat (AS), pada Senin (4/12), memperingatkan bahwa Amerika Serikat kehabisan uang dan waktu untuk membantu Ukraina dalam perang melawan Russia.

Seperti dikutip dari Antara, pada Oktober, pemerintahan Presiden Joe Biden meminta anggaran senilai hampir 106 miliar dollar AS (sekitar 1,64 kuadriliun rupiah) kepada Kongres AS untuk mendanai rencana ambisius bagi Ukraina, Israel, dan keamanan perbatasan AS.

Partai Republik menguasai DPR AS dengan selisih suara yang tipis. Pendanaan bagi Ukraina telah menjadi isu politik yang kontroversial di parlemen yang beberapa anggotanya cenderung berhaluan kanan.

Dalam surat yang dikeluarkan oleh Gedung Putih, Young menyatakan menghentikan pendanaan dan aliran senjata ke Ukraina akan meningkatkan peluang bagi Russia untuk memenangi perang.

"Saya ingin menjelaskan tanpa tindakan Kongres, pada akhir tahun ini, kita akan kehabisan sumber daya untuk membeli lebih banyak senjata dan peralatan bagi Ukraina dan untuk memberikan peralatan dari cadangan militer AS," tulisnya.

"Tidak ada kantong ajaib untuk mengatasi masalah (kekurangan dana) itu saat ini. Kami kehabisan uang dan hampir kehabisan waktu."

Sebelumnya, Amerika Serikat mengumumkan paket bantuan militer tambahan untuk Ukraina senilai 100 juta dollar AS saat Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, dalam kunjungan di Kiev untuk menekankan dukungan AS.

Penyediaan Senjata

Menurut rilis dari Departemen Pertahanan AS, tambahan bantuan tersebut berupa penyediaan senjata, meliputi rudal antipesawat Stinger; satu Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (High Mobility Artillery Rocket System) dan amunisi tambahan; peluru artileri 155 mm dan 105 mm, rudal Tube- Launched, Optically-Tracked, Wire-Guided (TOW); sistem anti-lapis baja Javelin dan AT-4; lebih dari tiga juta butir amunisi senjata ringan.

Tambahan itu menandai putaran ke-51 bantuan militer AS untuk Ukraina yang diberikan oleh pemerintahan Joe Biden dari inventaris senjata Departemen Pertahanan AS sejak Agustus 2021, dengan memanfaatkan bantuan yang sebelumnya disahkan oleh Biden berdasarkan Presidential Drawdown Authority (PDA).

PDA memungkinkan pengiriman barang dan layanan pertahanan dengan cepat dari persediaan Departemen Pertahanan AS ke negara-negara asing dan organisasi internasional untuk menanggapi keadaan darurat yang tidak terduga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.