Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Gembira, BPS Sebut Indeks Pemangunan Manusia Maluku 2023 Meningkat Jadi 72,75

📅 Rabu, 06 Des 2023, 02:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Gembira, BPS Sebut Indeks Pemangunan Manusia Maluku 2023 Meningkat Jadi 72,75 Doc: ANTARA/John Soplanit
Ket. Kepala BPS Provinsi Maluku Maritje Pattiwaelapia.

Ambon - Berita gembira, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) provinsi ini tahun2023 mencapai 72,75, meningkat 0,71 poin atau 0,99 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada pada angka 72,04.

"Selama 2020-2023, IPM Maluku rata-rata meningkat sebesar 0,65 persen per tahun," kata Kepala BPS Provinsi Maluku Maritje Pattwaellapia, di Ambon, Selasa.

Peningkatan IPM 2023 terjadi pada semua dimensi, baik umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak.

Ia memaparkan pertumbuhan IPM 2023 mengalami percepatan dari tahun sebelumnya. Seluruh dimensi pembentuk IPM mengalami peningkatan, terutama standar hidup layak dan pengetahuan.

Pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, bayi yang lahir pada 2023 di Maluku memiliki harapan untuk dapat hidup hingga usia 70,45 tahun, meningkat 0,29 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya.

Dia menjelaskan, pada dimensi pengetahuan harapan lama sekolah (HLS) penduduk umur tujuh tahun meningkat 0,08 tahun dibandingkan tahun sebelumnya dari 14,00 menjadi 14,08 tahun.

Sedangkan rata-rata lama sekolah (RLS) penduduk umur 25 tahun ke atas meningkat 0,01 tahun, dari 10,19 tahun menjadi 10,20 tahun pada tahun 2023.

Kemudian dimensi standar hidup layak yang diukur berdasarkan rata-rata pengeluaran riil per kapita per tahun meningkat Rp402 ribu dibandingkan tahun sebelumnya.

Dia mengatakan, sesuai perkembangan IPM Indonesia Tahun 2020-2023, pembangunan manusia di Indonesia terus mengalami kemajuan.

"Status pembangunan manusia Maluku pun sudah mengalami kemajuan dengan berada di level tinggi," kata dia.

Sejak 2020-2023, IPM Maluku rata-rata meningkat sebesar 0,65 persen per tahun, dari 71,34 pada 2020 menjadi 72,75 pada 2023.

Sementara untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kabupaten dan kota di Maluku pada 2023 terdapat empat daerah dengan status tinggi, yaitu Kabupaten Maluku Tengah, Buru, Seram Bagian Barat, dan Kota Tual.

Dengan demikian hingga saat ini terdapat enam daerah dengan dengan status IPM tinggi.

Kota Ambon menjadi daerah di Maluku dengan status capaian pembangunan manusia yang sangat tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.