Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semua Agama Didesak Bersatu Melawan Kerusakan Lingkungan

📅 Selasa, 05 Des 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Semua Agama Didesak Bersatu Melawan Kerusakan Lingkungan Doc: AFP
Ket. Pesan video Pemimpin Gereja Katolik Seluruh Dunia, Paus Fransiskus (kanan), yang disiarkan pada peresmian “Paviliun Iman” selama COP-28, di Dubai, Minggu (3/12).

DUBAI - Pemimpin Gereja Katolik Seluruh Dunia, Paus Fransiskus, pada Minggu (3/12), mengatakan penting bagi semua agama di dunia untuk bersatu dalam menentang perusakan lingkungan yang "rakus".

Paus berusia 86 tahun itu berencana untuk memimpin pembukaan "Paviliun Iman" pada Konferensi Iklim C0P-28 di Dubai, tetapi peradangan paru-paru memaksanya untuk tetap berada di Vatikan.

Dikutip dari The Straits Times, Menteri Luar Negeri Vatikan, Kardinal Pietro Parolin, membacakan pesan Paus Fransiskus sebagai penggantinya, seperti yang ia lakukan pada pidato utama Paus di konferensi pada Sabtu.

"Agama, sebagai suara hati nurani bagi umat manusia, mengingatkan kita bahwa kita adalah makhluk yang terbatas, yang memiliki kebutuhan akan hal yang tidak terbatas," kata Paus, seraya menyebutkan bahwa Paviliun Iman adalah yang pertama pada konferensi tersebut.

"Karena kita memang makhluk fana, kita punya keterbatasan, dan melindungi kehidupan juga berarti melawan ilusi rakus akan kemahakuasaan yang menghancurkan planet kita," katanya.

"Agama-agama, perlu segera bertindak demi lingkungan, mendidik anggotanya untuk gaya hidup yang sadar dan bersaudara daripada gaya hidup yang boros dan berupaya untuk kembali ke kontemplasi individu terhadap keagungan alam".

Harus Dilestarikan

Paus Fransiskus menegaskan ini adalah kewajiban penting bagi agama-agama, yang dipanggil untuk mengajarkan kontemplasi, karena penciptaan bukan hanya sebuah ekosistem yang harus dilestarikan, namun juga anugerah yang harus dipeluk.

"Dunia yang miskin kontemplasi akan menjadi dunia yang tercemar jiwa, dunia yang akan terus membuang manusia dan menghasilkan sampah," ujarnya.

Dalam pidato utamanya di konferensi pada hari Sabtu, Paus Fransiskus mengulangi seruannya untuk menghilangkan bahan bakar fosil.

Ratusan institusi Katolik di seluruh dunia telah mengumumkan rencana untuk melakukan divestasi dari mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.