Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengenaskan, Longsor di Sukabumi Timbun Dua Warga

📅 Selasa, 05 Des 2023, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengenaskan, Longsor di Sukabumi Timbun Dua Warga Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Tim SAR gabungan saat mengevakuasi warga yang tertimbun longsor di Kampung Pamuruyan, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jabar pada Minggu, (3/12/2023).

Sukabumi - Mengenaskan, bencana tanah longsor yang terjadi di Kampung Pamuruyan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu,(3/12) menimbun dua warga mengakibatkan satu korban meninggal dunia.

"Korban meninggal diketahui bernama Encop Sopiah (51) dan korban selamat yakni Eva (20), keduanya merupakan warga RT 02/01, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak," kata Kapolsek Nagrak Iptu Teguh Putra Hidayat di Sukabumi pada Senin, (4/12).

Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, bencana tanah longsor tersebut dipicu hujan derassehingga debit air Sungai Cicatih yang mengalir di belakang rumah korban meningkat.

Arus sungai yang kencang mengikis pondasi dan tanah sehingga menyebabkan longsor. Bencana yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, saat korban tengah terlelap tidur.

Dampak dari tanah longsor itu rumah korban ikut terbawa longsoran hingga sampai ke bantaran Sungai Cicatih. Korban Encop tidak bisa menyelamatkan diri dan tubuhnya tertimbun tanah.

Sementara, korban lainnya yakni Eva sempat tertimbun tanah. Tim SAR gabungan yang mendapatkan informasi adanya longsor yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa bergegas ke lokasi.

Tim SAR pun langsung melakukan penyelamatan terhadap kedua korban, namun sayang saat dievakuasi korban sudah tidak bernyawa sementara, Eva nyawanya berhasil diselamatkan.

Sementara, Kasi Humas Polres Sukabumi Iptu Aah Saepul Rohman mengatakan kedua korban sempat dievakuasi ke RSUD Sekarwangi Cibadak. Untuk korban selamat masih dalam pemulihan sementara jasad korban meninggal dunia sudah dimakamkan ditempat pemakaman umum yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan pihaknya sudah memasang garis polisi di lokasi longsor yang menewaskan seorang warga.

Ia menambahkan Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede mengucapkan belasungkawa atas kejadian ini dan mengimbau kepada warga untuk selalu waspada karena hujan deras yang turun hampir sepanjang hari bisa memicu terjadinya bencana hidrometeorologi.

Adapun tim SAR gabungan yang terlibat pada operasi SAR ini yakni personel Polsek Nagrak, Koramil Nagrak, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Tagana Kabupaten Sukabumi dan relawan desa.

Tidak hanya merusak satu rumah dan menewaskan seorang warga, bencana tanah longsor ini juga mengakibatkan tembok penahan tanah ambruk.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.