Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPU Masih Bahas Urutan Debat Capres-Cawapres

📅 Selasa, 05 Des 2023, 01:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
KPU Masih Bahas Urutan Debat Capres-Cawapres Doc: antaranews
Ket. Anggota KPU Idham Holik

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih akan membahas urutan debat calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 dengan tim pemenangan dari masing-masing pasangan calon.

Anggota KPU Idham Holik mengatakan pihaknya masih akan melakukan rapat koordinasi dengan masing-masing tim kampanye dari tiga pasang calon untuk membahas hal itu. "Urutan debat segera akan dituangkan dalam dokumen keputusan," kata Idham di Kantor KPU, Jakarta, Senin (4/12).

Dia mengatakan bahwa KPU belum bisa menentukan karena harus menggelar rapat koordinasi terlebih dahulu dengan tim dari paslon.

Menurut dia, rapat tersebut dalam waktu dekat akan dilakukan untuk membahas secara rinci urutan debat calon presiden maupun wakil presiden yang diselenggarakan selama lima kali.

Idham juga menjelaskan bahwa KPU belum menentukan tema yang akan digunakan untuk masing-masing debat capres-cawapres.

Sebelumnya, dalam rapat koordinasi pada Rabu (29/11), KPU telah menetapkan tema debat calon presiden dan calon wakil presiden peserta Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 yang akan berlangsung sebanyak lima kali.

Debat pertama yang diselenggarakan di Kantor KPU pada 12 Desember 2023 bertema hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), pemerintahan, pemberantasan korupsi, dan penguatan demokrasi.

Kemudian pada debat kedua yang dijadwalkan bergulir pada 22 Desember 2023 mengusung tema pertahanan, keamanan, geopolitik, dan hubungan internasional.

Tema debat ketiga pada 7 Januari 2024 adalah ekonomi (kerakyatan dan digital), kesejahteraan sosial, investasi, perdagangan, pajak (digital), keuangan, pengelolaan APBN.

Selanjutnya tema debat keempat pada 21 Januari 2024, meliputi energi, sumber daya alam (SDA), SMN, pajak karbon, lingkungan hidup dan agraria, serta masyarakat adat.

Terakhir pada 4 Februari 2024, tema debat yang diusung yakni teknologi informasi, peningkatan pelayanan publik, hoaks, intoleransi, pendidikan, kesehatan (post-Covid Society), dan ketenagakerjaan.

Tema debat tersebut merujuk pada visi nasional yang tercantum dalam Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 dan RPJPN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.