Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, Program 'Jaga Desa' untuk Amankan Pemilu di Pedesaan

📅 Selasa, 05 Des 2023, 02:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Program 'Jaga Desa' untuk Amankan Pemilu di Pedesaan Doc: Antaranews Kaltim/HO/Kejati Kaltim
Ket. JAM-Intelijen Reda Manthovani.

Samarinda - Keren, Kejaksaan berkomitmen membangun kesadaran hukum masyarakat guna menghindari penyelewengan Pemilu 2024 dari tingkat desa, melalui Program "Jaga Desa" (Jaksa Garda Desa).

"Program itu merupakan salah satu fokus utama pemerintahan saat ini, sejalan dengan Nawacita Presiden terkait pelayanan masyarakat tingkat desa," kata Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intelijen) Kejaksaan Tinggi Kaltim Reda Manthovani melalui keterangan diterima di Samarinda, Senin.

Dia mengatakan terdapat kebutuhan mendesak untuk mengatur kebijakan yang strategis dan menyeluruh, terutama dalam konteks kesadaran hukum di lebih dari 80.000 desa di Indonesia.

Instruksi Jaksa Agung Nomor 5 Tahun 2023 yang bertajuk "Membangun Kesadaran Hukum dari Desa," menurutnya, menjadi landasan bagi upaya-upaya tersebut.

"Pembangunan desa tidak hanya terbatas pada aspek fisik seperti infrastruktur, tetapi mencakup pembangunan nonfisik guna mendukung keberlanjutan pembangunan tersebut," ujarnya.

Program "Jaga Desa" (Jaksa Garda Desa), lanjutnya, merupakan implementasi dari inisiatif pembangunan non-fisik dengan tiga fokus utama, yakni penyuluhan hukum kepada masyarakat desa, pendampingan penggunaan Dana Desa, dan pembuatan sarana penyelesaian konflik di desa.

Program itu dinilai berhasil digelar di hampir 80 persen desa, dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran hukum, mengawal pembangunan berkelanjutan, dan mengurangi sengketa yang berujung di pengadilan.

Terkait Pemilu 2024, Manthovani menegaskan arti penting netralitas aparatur desa menjaga netralitas agar tidak terlibat dalam politik praktis. Kejaksaan telah mengambil langkah-langkah proaktif untuk memastikan netralitas itu, termasuk pembuatan Memorandum terkait Netralitas Aparatur Penegak Hukum.

Manthovani berharap Pemilu 2024 berjalan sukses tanpa adanya kecurigaan atau penyebaran berita hoaks. Dia juga mengajak masyarakat dan media untuk mengawasi dan mengkritisi pelaksanaan Pemilu jika terdapat pelanggaran peraturan perundang-undangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.