Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

APBD 2024 Dioptimalkan untuk Menangani Banjir

📅 Selasa, 05 Des 2023, 05:21 WIB | Oleh:
APBD 2024 Dioptimalkan  untuk Menangani Banjir Doc: ANTARA/Rifqi Raihan Firdaus
Ket. Seorang warga menggendong anak saat banjir yang merendam rumah di kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta, Kamis (30/11/2023).

JAKARTA - Pemprov Jakarta diminta memaksimalkan penggunaan APBD 2024 untuk fokus menangani banjir ibu kota. Sebab sampai sekarang banjir masih saja terjadi setiap hujan deras atau tambah lagi kiriman dari Bogor. Desakan ini datang dari Ketua DPRD Jakarta, PrasetyoEdiMarsudi, yang dipantau Senin (4/12).

"Dana buat banjir sudah diperbesar.Saya minta pinggiran-pinggiran kali diperlebar, serta bangun rumah susun lagi," kata Prasetyo saat ditemui di kawasan Sentul, Bogor. Prasetyo menuturkan, Pemprov Jakarta perlu memberi perhatian khusus agar penanganan banjir selesai 2024.

Menurut dia, fokus penanganan bisa meliputi pelebaran hingga pengerukan kali yang konsisten. "Saya dan Penjabat Gubernur DKI Heru selalu berkomunikasi dengan Dinas Sumber Daya Air agar bekerja dengan mengerahkanseluruh peralatan," tuturnya.

Maka dari itu, Prasetyo menegaskan, Pemprov Jakarta perlu fokus memprioritaskan penanganan banjir sebagai langkah memperbaiki Jakarta sebagai kota global di masa depan. DPRD Jakarta resmi mengesahkan APBD tahun 2024 sebesar 81,71 triliun dalam rapat paripurna Selasa (14/11).

Berdasarkan APBD 2024 itu, Pemerintah Provinsi Jakarta mengusung enam program prioritas. Mereka adalah penanggulangan banjir. Kedua, akselerasi pertumbuhan ekonomi. Ketiga, percepatan penurunan stunting. Keempat, penanggulangan kemiskinan. Kelima penguatan nilai demokrasi, dan keenam penanganan kemacetan.

BPBD Jakarta mencatat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat Minggu kemarin menyebabkan genangan beberapa wilayah Jakarta. Namun dengan penanganan cepat bisa surut cepat.

"Yang sempat tergenang antara lain Jalan Kemang Raya, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan," ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Isnawa Adji. Kemudian, Jalan RS Fatmawati Raya, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Koordinasi

BMKG memprediksi, beberapa waktu ke depan Jakarta masih akan terus diguyur hujan. Untuk mengatasi genangan, Isnawa mengaku terus berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat, camat, dan lurah.

"Kami berkoordinasi antara lain untuk penyedotan serta memastikan saluran-saluran air berfungsi baik sehingga genangan cepat surut," ujar Isnawa Adji. Lebih jauh Isnawaberharap dengan kerja sama berbagai pihak genangan dampak hujan cepat surut.

Lebih lanjut, BPBD mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. "Dalam keadaan darurat, warga diminta segera menghubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam," ujar Isnawa.

Untuk mengantisipasi banjir, jauh-jauh hari sebelumnya, BPBD Jakarta telah menyiagakan perahu karet di setiap kelurahan. Ini sebagai persiapan evakuasi apabila terjadi banjir seiring datangnya musim hujan. "Langkah antisipasi sudah dilakukan, perahu karet sudah disiagakan bahkan simulasi penanganan banjir juga sudah," kataIsnawa Adji, Sabtu (25/11).

Meski di sejumlah lokasi telah terjadi banjir, tingkat hujan sekarang masih dalam kategori rendah hingga sedang."Saat ini intensitas hujan masih masuk kategori rendah hingga sedang dengan waktu rata-rata setengah sampai satu jam," jelasnya.

Meski puncak musim hujan diprediksi Januari-Februari tahun depan, BPBD Jakarta juga sudah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika untuk memantau perkembangan curah hujan setiap dua jam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.