Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Mataram: Waspadai DBD Anomali Cuaca

📅 Senin, 04 Des 2023, 17:06 WIB | Oleh:
Dinkes Mataram: Waspadai DBD Anomali Cuaca Doc: ANTARA/Nirkomala
Ket. Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram dr H Emirald Isfihan.

MATARAM - Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, meminta masyarakat agar mewaspadai penyakit demam berdarah dengue (DBD) melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti sebagai dampak dari anomali cuaca.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram dr H Emirald Isfihan di Mataram, Senin, mengatakan cuaca yang tidak menentu saat ini mempercepat berkembangbiaknyanyamuk tersebut.

"Oleh karena itu, upaya pemberantasan sarang nyamuk plus perlu terus digencarkan agar jentik nyamuk tersebut tidak berkembang," kataEmirald Isfihan.

Sementara untuk nyamuk dewasa, kata dia, Dinkes Kota Mataram aktif melakukan pengasapan (fogging) fokus pada lokasi temuan kasus. Namun, jentik nyamuk tidak bisa mati meskipun sudah dilakukanfogging.

Menurut dia, jumlah kasus DBD di Kota Mataram selama tahun 2023 tercatat sebanyak 376 kasus dengan nol kasus kematian.

"Harapan kita melalui berbagai kegiatan PSN plus, tidak ada lagi tambahan kasus DBD dan kasus kematian bisa tetap nihil," katanya.

Di sisi lain, Emirald juga mengingatkan orang tua agar menjaga anak-anak untuk tidak terlalu banyak bermain di luar rumah guna menghindari gigitan nyamuk.

"Bila perlu anak-anak termasuk kita juga ketika di luar atau di dalam rumah menggunakan lotionanti nyamuk sebagai upaya mencegah gigitan nyamuk Aedes aegypti," katanya.

Selain itu, untuk mengajak partisipasi masyarakat melakukan PSN, Dinkes Kota Mataram bersama aparat kelurahan dan lingkungan akan turun bersama tim dari puskesmas di wilayah masing-masing untuk melihat kondisi dan berbagai kasus kesehatan di lingkungan sekitar.

"Target kami 11 puskesmas se-Kota Mataram minimal bisa turun ke lingkungan satu bulan sekali," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.