Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Duka, Wapres Ma’ruf Amin Sangat Kehilangan Doni Monardo

📅 Senin, 04 Des 2023, 04:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Duka, Wapres Ma’ruf Amin Sangat Kehilangan Doni Monardo Doc: ANTARA/NOVA WAHYUDI
Ket. Kepala BNPB periode 2019-2021, Letjen (Purn) DR HC Doni Monardo meninggal dunia pada Minggu (3/12/2023).

Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin merasa sangat kehilangan atas wafatnya mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo.

Hal itu disampaikan Juru bicara Wapres Masduki Baidlowi saat dihubungi di Jakarta, Minggu malam.

"Wapres sangat kehilangan dengan ketokohan Bapak Doni Monardo," kata Masduki.

Masduki mengatakan bahwa Wapres Ma'ruf Amin sangat berduka dan kehilangan sosok Doni Monardo, selaku tokoh yang selama ini relatif dekat dengan Wapres.

Masduki menyampaikan Doni Monardo adalah orang yang mendampingi Wapres dalam salah satu kunjungan Wapres ke Tanah Papua.

"Waktu Wapres ke Papua, itu juga didampingi Bapak Doni Monardo di beberapa tempat, dan juga ada beberapa program-program yang bagi Wakil Presiden sangat berarti, karena ada gerakan dukungan mengenai penghijauan. Itu di Timika, Papua," jelasnya.

Yang kedua, kata dia, ketika awal terjadi COVID-19, Wapres juga sempat berkunjung ke kantor BNPB yang kala itu masih dipimpin Doni Monardo.

"Waktu itu Wapres mendengarkan dengan detil bagaimana penjelasan bapak Doni Monardo dan Wapres sangat menghormati integritas beliau sebagai seorang tokoh, sehingga tokoh seperti dia sangat dibutuhkan negara, demikian kata Wapres. Dan di luar dugaan ya, bahwa beliau tiba-tiba sakit lalu koma, kemudian wafat. Jadi wapres sangat kehilangan," ujarnya.

Masduki mengatakan bahwa Wapres Ma'ruf akan berusaha menyempatkan diri untuk melayat pada esok hari.

"Insya Allah ya, mungkin kalau secara teknis memungkinkan, Bapak Wapres akan melayat, tapi setidaknya karangan bunga sedang dikirim ke rumah beliau. Masalahnya Bapak Wapres sedang tidak di rumah dinas, tapi di rumah luar kota di Cimanggis," ujarnya.

"Kalau malam ini mungkin secara teknis agak susah, tapi mungkin besok mudah-mudahan ada waktu. Mungkin tanggapan yang pasti itu. Barusan saya dapat kabar dari Wakil Presiden seperti itu," tambah Masduki.

Sebelumnya Staf Khusus Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) 2019-2021 Egy Massadiah mengonfirmasi Letjen (Purn) DR HC Doni Monardo wafat pada Minggu sore.

"Beliau meninggal pukul 17.35 WIB di RS Siloam Semanggi," kata Egy Massadiah dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, saat berada di ruang ICU RS Siloam Semanggi Jakarta.

Doni Monardo dikabarkan jatuh sakit dan menjalani proses perawatan intensif di rumah sakit sejak 22 September 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.