Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ayo Perkuat Kinerja, Kementerian PUPR: Inpres Air Minum untuk Mencapai Target SDGs Keenam

📅 Senin, 04 Des 2023, 04:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ayo Perkuat Kinerja, Kementerian PUPR: Inpres Air Minum untuk Mencapai Target SDGs Keenam Doc: ANTARA/Irwansyah Putra
Ket. Pekerja menyambung pipa untuk mengalirkan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Banda Aceh, Aceh.

Jakarta - Ayo perkuat kinerja, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan instruksi presiden (inpres) terkait air bersih dan sanitasi dalam rangka mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atauSusatainable Development Goals(SDGs) keenam yakni air bersih dan sanitasi layak.

"Inpres air dan sanitasi untuk mencapai target SDGs," ujar Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja di Jakarta, Minggu (3/12).

Ia mengatakan alasan adanya inisiasi untuk inpres tersebut karena banyak kapasitas air yang tidak terpakai (idle capacity) dari infrastruktur-infrastruktur sumber daya air yang telah terbangun, seperti bendungan, instalasi pengolahan air, dan sistem penyediaan air minum.

"Itu banyakidle capacity-nya yang harus kita salurkan kepada masyarakat," katanya.

Tujuan SDGs keenam yakni untuk menjamin ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang layak dan berkelanjutan bagi semua.

SDGs adalah serangkaian tujuan yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mencapai kehidupan yang lebih baik dan lebih berkelanjutan bagi semua orang di planet ini.

SDGs memiliki 17 tujuan yang saling terkait dan mendukung untuk mengatasi berbagai tantangan global yang dihadapi.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah melakukan inisiasi inpres terkait air bersih dan sanitasi setelah disetujui oleh Presiden Joko Widodo pada rapat terbatas membahas mengenai pengembangan sistem penyediaan air minum (SPAM).

Inpres ini nantinya seperti Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah dengan bantuan dari pusat untuk memperbaiki jalan daerah yang rusak.

Inpres air bersih dan sanitasi ini nantinya diprioritaskan untuk menambah akses sambungan rumah (SR).

Inpres terkait sektor air minum dan sanitasi diutamakan untuk memanfaatkan kapasitas persediaan air baku yang dapat disambungkan ke sambungan rumah di seluruh Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.