Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga segera Surut, Banjir Masih Menggenangi Empat Wilayah Kecamatan di Subulussalam

📅 Minggu, 03 Des 2023, 01:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga segera Surut, Banjir Masih Menggenangi Empat Wilayah Kecamatan di Subulussalam Doc: ANTAR/HO-BPBD Subulussalam
Ket. Banjir melanda permukiman penduduk di bagian wilayah Kota Subulussalam, Provinsi Aceh, Sabtu (2/12/2023).

Banda Aceh - Semoga segera surut, Badan Penanggulangan Bencana Aceh menyampaikan bahwa banjir hingga Sabtu masih menggenangi empat wilayah kecamatan di Kota Subulussalam.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Ilyas, banjir masih menggenangi permukiman penduduk di wilayahKecamatan Sultan Daulat, Rundeng,Longkib,dan Simpang Kiri.

"Ketinggian air antara 20 dan 80 cm," katanya sebagaimana dikutip dalam keterangan persPusat Data dan Informasi BPBA di Kota Banda Aceh.

Dia menjelaskan, pada 21 November 2023 hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan banjirdi Kecamatan Rundeng dan Sultan Daulat. Banjir kemudian meluas ke wilayah Kecamatan Simpang Kiri dan Longkib.

Menurut data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Subulussalam, ada23 desa yang terdampak banjir di empat wilayahkecamatan tersebut.

"Curah hujan yang tinggi melanda Kota Subulussalam menyebabkan air Sungai Lae Sourayameluap, sehingga mengakibatkan banjir," kata Ilyas.

Banjir menyebabkanpemukiman warga, fasilitas umum, jalan nasional, dan jalan desa tergenang di bagian wilayah Kecamatan Sultan Daulat, Rundeng,Longkib,dan Simpang Kiri.

"Saat ini akses jalan menuju Gampong Siperkas, Gampong Kuta Beringin, Kecamatan Rundeng, tergenang air di beberapa titik," kata Ilyas, menambahkan, tinggi genangannya20 sampai 80 cm.

Menurut dia,banjir juga sempat menggenangi bagian jalan di Gampong Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat, tetapi sekarang sudah mulai surut.

BPBD Kota Subulussalam mencatat, bencana banjir berdampak pada3.314 orang dalam 871 keluarga di Kecamatan Daulat, 10.636 orang dalam 2.479 keluarga di Kecamatan Rundeng, 829 jiwa dalam 373 keluarga di Kecamatan Longkip, dan 95 keluarga di Kecamatan Simpang Kiri.

Ilyasmenyampaikan bahwa bencana banjir memaksa 452 orang dalam 99 keluarga mengungsi di Gampong Suak Jampak, Kecamatan Rundeng.

BPBD Subulussalam berkoordinasi dengan aparat pemerintah desa untuk mendata dampak banjir dan menyiapkan personel tim reaksi cepat guna membantu penanganan dampak bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.