Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratusan Rumah Warga di Pasaman Terendam Banjir

📅 Minggu, 03 Des 2023, 06:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ratusan Rumah Warga di Pasaman Terendam Banjir Doc: ANTARA/Altas Maulana
Ket. Banjir melanda daerah Panapa, Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Hingga Minggu (3/12) dini hari air masih menggenangi rumah warga. Diperkirakan ratusan rumah terendam banjir akibat meluapnya Sungai Batang Panapa sejak Sabtu (2/12) sekitar pukul 21.30 WIB.

Lubuk Sikaping - Ratusan rumah warga di Panapa, Nagari (Desa) Durian Tinggi, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, terendam banjir akibat meluapnya Sungai Batang Panapa pada Sabtu (2/12) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Air yang merendam rumah warga setinggi setengah meter sampai satu meter. Sementara kondisi jalan utama dekatPasar Lubuk Sikaping tidak bisa dilewati karena air cukup tinggi hingga Minggu (3/12) dini hari pukul 02.00 WIB.

"Rumah kami terendam banjir. Kami terkepung dalam rumah karena air di luar cukup tinggi," kata salah seorang warga Panapa Lubuk Sikaping Rika (39).

Menurut dia, air Sungai Batang Panapa mulai naik pada Sabtu (2/12) pukul 20.30 WIB karena dipicu hujan lebat sejaksore.

Perlahan-lahan air naik dan sampai ke badan jalan. Puncaknya sekitar pukul 21.30 WIB air meluap hingga ke jalan dan masuk ke dalam rumah warga.

"Anak-anak sementara kami ungsikan ke lantai dua rumah karena bagian bawah terendam air. Untuk keluar rumah juga tidak bisa karena air masih tinggi dan deras di depan halaman rumah," katanya.

Warga lainnya Tria mengatakan baru saat ini banjir begitu besar melanda Panapa, Lubuk Sikaping. Selain itu, juga ada potongan kayu yang menutupi aliran air di jembatan Sungai Panapa.

"Potongan kayu begitu banyak. Kayu besar juga menutupi aliran air di bawah jembatan sehingga air meluap ke atas dan merendam rumah warga," katanya.

Hingga Minggu (3/11) dini hari belum ada petugas yang memberikan pertolongan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)Pasaman Alim Bazar saat dihubungi via telepon belum merespons.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.