Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Gaya Hidup Sehat, Dinkes Kulon Progo Edukasi Masyarakat Cegah HIV/AIDS

📅 Sabtu, 02 Des 2023, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Gaya Hidup Sehat, Dinkes Kulon Progo Edukasi Masyarakat Cegah HIV/AIDS Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Kulon Progo
Ket. Peringatan Hari Kesehatan Nasional di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kulon Progo - Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, memperkuat edukasi ke masyarakat terkait pencegahan HIV/AIDS dengan menerapkan gaya hidup sehat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kulon Progo Arif Mustofa, di Kulon Progo, Jumat, mengatakan pihaknya memiliki target eliminasi HIV/AIDS di 2030, yaknizero(nol) kematian,zerodiskriminasi, danzerokasus penularan baru.

Langkah ini gencar dilakukan lewat edukasi ke masyarakat, sekaligus upaya menghilangkan stigma negatif terhadap penyandang HIV. Kelompok dukungan sebaya (KDS) juga digandeng agar bisa mendekati populasi rentan terpapar HIV.

"Kami pun siap untuk obat-obatan yang dibutuhkan, layanan, hingga tenaganya," kata Arif.

Ia mengatakan selama Januari-November 2023 tercatat 40 kasus baru HIV/AIDS di Kulon Progo, 60 persen merupakan pria. Jumlah ini meningkat seiring dengan gencarnya pemeriksaan yang dilakukan Dinkes Kulon Progo.

Menurut Arif, kelompok rentan yang cenderung meningkat kasusnya adalah dari lelaki seks lelaki (LSL). Cukup banyak warga Kulon Progo yang terpapar, meski sebagian di antaranya merupakan warga luar daerah.

"Secara akumulatif, sejak 2013 ada 354 kasus HIV yang ditemukan di Kulon Progo," katanya.

Untuk itu, ia mewanti-wanti masyarakat untuk menghindari aktivitas berisiko penularan HIV. Sebab Penularannya bisa lewat darah, cairan sperma atau vagina, atau antara ibu ke anak saat di kandungan.

Penularan lewat darah salah satunya lewat jarum suntik yang tidak steril atau sudah terpapar virus HIV, sedangkan penularan lewat cairan sperma atau vagina terjadi lewat hubungan intim.

Hubungan intim yang berganti-ganti pasangan amat berisiko tinggi tertular dari orang yang sudah terpapar HIV. Apalagi penyandang HIV tidak langsung terlihat secara kasatmata.

Arif menjelaskan ada 4 stadium HIV. Pada stadium 1 dan 2 gejalanya tidak terlihat meski sudah berisiko menularkan. Namun di stadium 3 dan 4, gejalanya bisa menjadi lebih parah.

"Pemeriksaan dini penting agar penanganan bisa lebih cepat dilakukan. Mereka yang positif HIV akan langsung menjalani terapi dengan obat antiretroviral (ARV), yang harus dikonsumsi tiap hari seumur hidup," katanya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Kulon Progo Ni Made Dwipanti Indrayanti menilai peningkatan kasus HIV justru menandakan upaya pemeriksaan yang kian gencar, sebab dengan cara ini upaya penanganan pun bisa lebih cepat.

Menurutnya, gaya hidup yang tidak sehat juga menjadi salah satu faktor penyebab seseorang bisa terpapar HIV.

"Untuk itu, gaya hidup perlu jadi perhatian, ditambah pola hidup sehat dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.