Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Diminta Evaluasi Proyek 942 Pengendalian Banjir

📅 Sabtu, 02 Des 2023, 09:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov DKI Diminta Evaluasi Proyek 942 Pengendalian Banjir Doc: ANTARA/Rifqi Raihan Firdaus
Ket. Seorang warga menggendong anak saat banjir yang merendam rumah di kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta, Kamis (30/11/2023).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta untuk mengevaluasi proyek 942 pengendalian banjir selama musim hujan.

"Kalau misalnya 942, titik banjir masih sama atau bertambah, nah ini harus dikoreksi," kata Anggota DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh di Jakarta, Jumat (2/12).

Nova menyebutkan proyek 942 penanganan banjir meliputi pembangunan sembilan polder, empat waduk, dan peningkatan kapasitas dua sungai.

Hingga kini, kata dia, program ini sempat terhambat karena ada beberapa kendala seperti normalisasi yang belum selesai.

Sementara itu, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI sudah meletakkan pompa-pompa keliling (mobile) di sejumlah wilayah namun belum maksimal mengurangi banjir.

"Sejauh ini banjir beberapa wilayah itu memang kiriman dari Ciliwung. Saat ini hanya berpatokan Waduk Bridgif yang sudah selesai, ini 'kan pekerjaan rumah (PR)," tuturnya.

Maka dari itu, dia mendesak agar Pemerintah Provinsi DKI untuk mengevaluasi program 942 lantaran berhubungan dengan adanya pengeluaran anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

"'Kan ini ada pengeluaran anggaran juga karena program pengendalian banjir paling besar di sini," katanya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 24 RT di Jakarta masih terendam akibat curah hujan tinggi dan luapan air Kali Ciliwung.

"Updateterkini hingga Jumat pukul 08.00 WIB, sebanyak 24 RT atau 0,078 persen dari 30.772 RT di DKI Jakarta tergenang," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji melalui keterangannya, Jumat.

Sebanyak 24 RT itu berada di empat kelurahan di Jakarta Timur, yakni Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.