Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Puji Mendiang Henry Kissinger Sebagai Teman Lama dan Arsitek Pemulihan Hubungan

📅 Kamis, 30 Nov 2023, 12:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Puji Mendiang Henry Kissinger Sebagai Teman Lama dan Arsitek Pemulihan Hubungan Doc: Antara/Xinhua
Ket. Presiden Tiongkok Xi Jinping (kanan) bertemu dengan mantan menteri luar negeri Amerika Serikat (AS) Henry Kissinger di Wisma Tamu Negara Diaoyutai di Beijing pada Kamis (20/7).

BEIJING - Tiongkok pada Kamis (30/11) memuji mendiang Henry Kissinger sebagai "teman lama", memberikan penghormatan kepada diplomat yang berperan penting dalam memulihkan hubungan Beijing dan Washington.

Kissinger, mantan menteri luar negeri AS meninggal dunia di usia 100 tahun pada Rabu (29/11), kata perusahaan konsultannya.

Diplomat yang memiliki warisan beragam secara internasional, dipandang banyak orang sebagai penjahat perang yang tidak didakwa karena perannya dalam konflik di Asia Tenggara (perang Vietnam) dan penggulingan pemerintahan yang dipilih secara demokratis.

Namun di Tiongkok, ia mendapat julukan "teman lama rakyat Tiongkok" karena perannya dalam membangun hubungan pada di tahun 1970-an dan membantu negara itu keluar dari isolasi era Mao.

Dan ketika hubungan AS-Tiongkok anjlok dalam beberapa tahun terakhir, negarawan senior tersebut dipandang oleh banyak orang sebagai simbol dari masa yang lebih sopan dan bersahabat dalam hubungan Washington-Beijing.

"Ini merupakan kerugian yang sangat besar bagi negara kami dan dunia," kata Duta Besar Tiongkok untuk AS Xie Feng dalam sebuah postingan di platform X.

"Sejarah akan mengingat kontribusi orang berusia seratus tahun itu terhadap hubungan Tiongkok-AS, dan dia akan selalu tetap hidup di hati rakyat Tiongkok sebagai teman lama yang paling berharga," tambahnya.

Kissinger terakhir kali mengunjungi Tiongkok pada bulan Juli, ketika dia mengadakan pembicaraan dengan Presiden Xi Jinping.

Dalam obituari panjang pada Kamis, stasiun televisi pemerintah Beijing, CCTV, memuji "kontribusi bersejarahnya terhadap terbukanya pintu hubungan AS-Tiongkok".

Kissinger, katanya, adalah "saksi penting yang mengalami pembentukan hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Amerika Serikat dan perkembangan hubungan kedua negara".

"Kissinger mempunyai ikatan mendalam dengan Tiongkok," katanya, seraya mencatat "banyak pertemuannya dengan para pemimpin Tiongkok".

Sebagai penasihat keamanan nasional untuk presiden AS saat itu Richard Nixon, Kissinger diam-diam terbang ke Beijing pada 1971 dalam misi menjalin hubungan dengan komunis Tiongkok.

Perjalanan ini menandai kunjungan penting Nixon, yang berupaya menggoyahkan Perang Dingin dan meminta bantuan untuk mengakhiri Perang Vietnam.

Tawaran Washington terhadap Beijing yang terisolasi berkontribusi pada kebangkitan Tiongkok menjadi kekuatan manufaktur dan ekonomi terbesar kedua di dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.