Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Di London, Kemenhub Jalin Kerja Sama dengan Tiga Pihak dalam Tingkatkan Keselamatan Pelayaran

📅 Kamis, 30 Nov 2023, 16:12 WIB | Oleh:
Di London, Kemenhub Jalin Kerja Sama dengan Tiga Pihak dalam Tingkatkan Keselamatan Pelayaran Doc: Istimewa.
Ket. Pemerintah RI dan Arab Saudi meneken nota kesepahaman atau MoU soal the Recognition of Standard Training Certification and Watchkeeping for Seafarer (STCW) Certificates.

JAKARTA - Memanfaatkan momentum Sidang Majelis International Maritime Organization (IMO) di London, Inggris, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjalin kerja sama dengan dengan tiga pihak di bidang perhubungan laut, yaitu dengan Arab Saudi, Brunei Darrusalam dan organisasi nirlaba International Association of Marine Aids to Navigation and Lighthouse Authorities IALA.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan ketiga pihak tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. "Melalui kerja sama tersebut, diharapkan dapat meningkatkan aspek keselamatan dan pelayanan pelayaran nasional," kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/11).

Dengan Arab Saudi, dilakukan penandatanganan MoU on the Recognition of Standard Training Certification and Watchkeeping for Seafarer (STCW) Certificates, oleh Dirjen Perhubungan Laut Capt. Antoni Arif Priadi dengan Acting President Public Transport Authority Kingdom of Saudi Arabia Rumaih Al-Rumaih.

Kerja sama ini bertujuan untuk mewujudkan adanya saling pengakuan antar kedua negara terkait pendidikan dan pelatihan maritim, dan sertifikat keahlian pelaut, sertifikat kesehatan untuk bekerja diatas kapal, sesuai dengan standar internasional.

"Kita ingin memastikan bahwa pelaut Indonesia menerima pelatihan dengan kualitas terbaik yang mematuhi standar internasional dan berkontribusi terhadap kelangsungan keselamatan laut kita," kata Budi.

Sementara itu dengan IALA, dilakukan penandatanganan MoU kerja sama maritim oleh Dirjen Perhubungan Laut Capt. Antoni Arif Priadi bersama Sekretaris Jenderal IALA Francis Zachariae. Ruang lingkup kerjasama yang dilakukan yaitu daam rangka menjaga keandalan perangkat keselamatan pelayaran dan peningkatan kualitas SDM pelayaran sesuai dengan standar internasional.

IALA sebagai lembaga internasional telah memberikan kontribusi yang signifikan secara global dalam membentuk peraturan khususnya untuk bantuan navigasi dan pelayanan lalu lintas Kapal. Sesuai tugasnya, IALA akan menyediakan dan mengoperasikan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), Vessel Trafic Service (VTS), Stasiun Radio Pantai (SROP) di perairan Indonesia, serta pengembangan konsep e-Navigation.

"Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan efisiensi Kenavigasian serta perlindungan maritim laut di perairan Indonesia," kata Menhub.

Selanjutnya dengan Brunei Darrusalam, dilakukan penandatanganan MoU Concerning Cooperation In The Field Of Merchant Shipping and Port Operations oleh Dirjen Perhubungan Laut Capt. Antoni Arif Priadi dengan Interim Chief Executive of Maritime and Port Authority of Brunei Darussalam Haji Mohd Salihin Haji Aspar. Kerjasama ini bertujuan untuk memfasilitasi dan meningkatkan kerjasama di bidang pelayaran niaga dan operasional pelabuhan.

"Kerja sama ini diharapkan akan memberikan peluang terbukanya konektivitas laut yang mengarah pada pertumbuhan ekonomi dan perdagangan antar negara, serta hubungan antar masyarakat kedua negara," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.