Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD Semarang: Persoalan Banjir Harus Jadi Perhatian Bersama

📅 Rabu, 29 Nov 2023, 17:24 WIB | Oleh:
DPRD Semarang: Persoalan Banjir Harus Jadi Perhatian Bersama Doc: ANTARA/Zuhdiar Laeis
Ket. Banjir yang menggenangi Jalan Ngablak Raya, Semarang, Selasa (29/11).

SEMARANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang mengingatkan bahwa persoalan banjir harus menjadi perhatian bersama, bukan hanya pemerintah kota setempat, melainkan juga masyarakat.

"Kamisupportkepada Pemkot Semarang, dalam hal ini Bu Wali sudah sigap menghadapi permasalahan ini (banjir)," kata anggota Komisi C DPRD Kota Semarang Joko Santoso di Semarang, Rabu.

Menurut dia, Pemkot Semarang telah melakukan berbagai upaya penanggulangan banjir, baik secara preventif maupun persuasif sebelum memasuki musim hujan, misalnya penataan drainase.

Ia mengatakan, bahwa keberadaan rumah pompa di Sungai Tenggang dan Sungai Sringin sangat berpengaruh untuk mengatasi banjir, seperti ketika terjadi banjir pada Selasa (28/11) kemarin.

Pengelolaan Sungai Tenggang dan Sungai Sringin, kata dia, berada di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana yang harus meningkatkan koordinasi dengan Pemkot Semarang.

"Bisa juga pompa yang ada di Kali (Sungai) Tenggang dan Kali Sringin dikerahkan ke Pemkot Semarang biar leluasa untuk mengatur sirkulasinya," katanya.

Apalagi, kata dia, selama ini akses Pemkot Semarang terhadap dua rumah pompa tersebut terbatas, dan dalam menghadapi situasi yang mendesak diperlukan langkah-langkah yang solutif.

"Karena, apapun masyarakat awam tidak melihat tanggung jawab siapa. Tahunya karena (banjir) terjadi di Kota Semarang ya berarti tanggung jawab Pemkot Semarang," katanya.

Joko mengatakan bahwa DPRD Kota Semarang telah mengecek peralatan dan kesiapan sumber daya manusia (SDM) di OPD terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Kami rasa anggaran sudah sesuai, kesiapannya sudah kami cek dan cukup, tinggal implementasi di lapangan harus ada koordinasi," katanya.

Pada Selasa (28/11) kemarin, sejumlah wilayah di Kecamatan Genuk dan Pedurungan, Semarang, tergenang banjir dengan ketinggian bervariasi setelah semalam diguyur hujan deras.

Wilayah yang terkena banjir merupakan kawasan yang bermuara ke Sungai Tenggang dan Sringin akibat tidak optimalnya rumah pompa di kedua sungai tersebut, dan saluran yang tersumbat sampah.

Dari pengecekan yang dilakukan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu berserta jajaran, hanya tiga pompa yang berfungsi di Sungai Tenggang dan tiga pompa juga di Sungai Sringin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.