Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Mataram Manfaatkan PLTS untuk Terangi Jalan

📅 Selasa, 28 Nov 2023, 16:24 WIB | Oleh:
Pemkot Mataram Manfaatkan PLTS untuk Terangi Jalan Doc: ANTARA/HO-Dokumen Pribadi
Ket. Salah satu titik pemasangan penerang jalan lingkungan (PJL) dengan menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

MATARAM - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, memasang penerang jalan lingkungan (PJL) dengan menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Mataram M Nazaruddin Fikri di Mataram, Selasa, mengatakan, pemasangan PJL PTLS sesuai dengan usulan dari 50 kelurahan.

"Saat ini kami hampir menyelesaikan pemasangan PJL PTLS sebanyak 54 paket, tersebar di beberapa kelurahan," katanya.

Menurut dia, sebelum ke-54 paket PJL PTLS tersebut dipasang, usulan PJL dari kelurahan dihimpun dan dilakukan seleksi sekaligus surveike lapangan.

Tim pemasanganharus memastikan bawa PJL dengan sistem PTLS yang akan dipasang sesuai dengan kondisi di lapangan, antara lain adalah untuk jalan lingkungan dan tidak ada pohon yang menutup PJL.

"Pasalnya, kalau PTLS tertutup pohon maka PJL PTLS tidak bisa berfungsi," katanya.

Nazaruddin sebelumnya mengatakan, penggunaan PJL dengan tenaga surya sudah dicoba pada 2022 di 13 titik rumah susun sewa di Kota Mataram.

"PJL dari tenaga surya memang bagus, tapi pemeliharaan harus rutin agar bertahan lama," katanya.

Menurut dia, untuk satu unit penerang jalan umum (PJU) dengan menggunakan tenaga surya memang relatif mahal yakni berkisar Rp27 juta sampai Rp30 juta per titik, tapijauh lebih hemat karena bisa digunakan hingga sekitar lima tahun.

"Yang penting panelnya tetap dirawat dan dilap. Kita tinggal ganti baterai lima tahun sekali," katanya.

Sementara jika menggunakan PJU konvensional memang jauh lebih murah, tapi ada beban pembayaran tagihan bulanan. "Karena itu, jika menggunakan PJU konvensional kita minta diterapkan sistem meter agar penggunaan bisa terukur," katanya.

Data Disperkim sebelumnya menyebutkan kebutuhan PJLdi Mataram sekitar 5.000 titik di 325 lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.