Ganjar Diyakini Akan Perjuangkan Kepentingan Bangsa dan Negara

Sabtu, 25 Nov 2023, 01:01 WIB

JAKARTA - Calon presiden (Capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo berdiskusi tentang kondisi bangsa Indonesia saat ini seperti korupsi, kemerosotan demokrasi, dan kenegarawanan dengan Guru Besar Filsafat Moral, Romo Franz Magnis Suseno atau akrab disapa Romo Magnis di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta, Jumat (24/11).

Dalam pertemuan tersebut, Ganjar menerima dua buku karya Romo Magnis, berjudul 'Etika Politik' dan 'Iman Dalam Tantangan'. Ganjar menyatakan buku itu legendaris dan telah banyak dibaca oleh masyarakat.

Ket. Foto: Bersilaturahim dan berdiskusi -- Calon Presiden Ganjar Pranowo (kiri) bersama Wakil Presiden ke-11 Boediono (kanan) memberikan keterangan usai mengadakan pertemuan di kediaman Boediono di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/11). Kunjungan Capres nomor urut 3 tersebut dalam rangka bersilaturahim serta berdiskusi terkait sistem birokrasi pada era Boediono menjabat dan membahas perekonomian Indonesia di masa sekarang. — Sumber: Koran Jakarta/M. Fachri

"Saya dikasih buku, makasih ya Romo. Ini buku legend, hampir semua orang membaca. Dan saya senang mendapatkan cerita-cerita baik, cerita etik, cerita moral dalam berbangsa, bernegara, bermasyarakat," kata Ganjar dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/11).

Menurutnya, hasil diskusi itu perlu diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, di antaranya terkait kenegarawanan hingga tantangan yang dihadapi oleh orang kecil dalam menyuarakan pendapat mereka.

"Kenegarawanan itu penting. Teori Representasi tadi beliau ceritakan bahwa banyak orang kecil sekarang agak sulit. 'Siapa wakil saya yang harus bisa menyuarakan suara saya?'. Itu sebenarnya mencolek hati para politisi, kita-kita yang duduk dalam jabatan publik untuk lebih perhatian pada mereka. Beliau cerita soal kemiskinan, soal akses-akses kemudahan menuju kesejahteraan," ujarnya.

Meskipun pembahasan melibatkan isu-isu nasional, Ganjar menegaskan bahwa pertemuan ini bukan bentuk dukungan politik. "Beliau sebagai intelektual, sebagai tokoh agama tentu beliau punya sikap pribadi tapi tidak boleh berpihak secara terbuka, secara institusinya netral begitu ya, sehingga saya sangat hormat. Ini (pertemuan) seorang yang lebih muda datang kepada orang yang lebih tua, meskipun rambutnya sama," ungkap Ganjar.

Sementara itu, Romo Magnis mendoakan Ganjar Pranowo dalam kontestasi Pilpres 2024. Romo Magnis meminta agar Ganjar tetap tegak lurus kepada kepentingan bangsa dan negara, meskipun situasi demokrasi mengalami kemunduran dan banyak tantangan. "Semoga Tuhan memberkati, dan silahkan jalan terus," ucap Romo.

Romo Magnis mengungkapkan bahwa dalam diskusi mereka membahas masa depan Indonesia yang lebih baik apabila permasalahan seperti korupsi dan kemerosotan demokrasi bisa diselesaikan. Ia menekankan perlunya kembali pada integritas dan kejujuran sebagai landasan membangun bangsa.

"Kita harus mengatasi masalah-masalah yang sekarang dirasakan, masalah seperti korupsi, masalah kemerosotan demokrasi. Kita harus kembali kepada integritas kejujuran," pungkasnya.

Kelembagaan Negara

Dalam kesempatan berbeda, Ganjar juga bertemu Wakil Presiden Ke-11 Republik Indonesia Boediono untuk berguru soal tata cara mengurus kelembagaan negara dan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Ada tiga pelajaran penting yang diberikan, bagaimana bangga bernegara, mengurusi kelembagaan, mengurus SDM, dan membuat programnya juga bagus," kata Ganjar usai bertemu Boediono di kediaman Wapres Ke-11 RI itu di Jambu 11, Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat.

Ganjar juga mengaku mendapat wejangan dari mantan Gubernur Bank Indonesia itu tentang pengembangan perekonomian negara.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.