Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Emas Jatuh Dipicu Kenaikan Dolar dan Imbal Hasil Obligasi AS

📅 Kamis, 23 Nov 2023, 10:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Emas Jatuh Dipicu Kenaikan Dolar dan Imbal Hasil Obligasi AS Doc: ANTARA/REUTERS/Leonhard Foeger
Ket. Arsip foto - Batangan emas terlihat dalam gambar ilustrasi yang diambil di GSA, Wina.

CHICAGO - Harga emas berjangka jatuh pada akhir perdagangan Rabu (22/11) atau Kamis (23/11) pagi WIB dipicu kenaikan dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Mercantile Exchange ditutup turun 8,8 dolar AS atau 0,44 persen menjadi 1.992,8 dolar AS per ounce.

Risalah pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve bulan November yang dirilis pada Selasa (21/11) menunjukkan para pejabat Fed sepakat bahwa mereka akan membuat kebijakan dengan hati-hati dan hanya menaikkan suku bunga jika kemajuan dalam pengendalian inflasi tersendat.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Rabu (22/11) bahwa klaim awal AS untuk tunjangan pengangguran negara turun 24.000 klaim menjadi 209.000 klaim yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir 18 November. Para ekonom sebelumnya memperkirakan sebanyak 226.000 klaim untuk pekan tersebut.

Indeks Sentimen Konsumen yang dirilis pada Rabu (22/11) oleh Survei Konsumen Universitas Michigan (UM) turun menjadi 61,3 pada survei November 2023, turun dari 63,8 pada Oktober dan di atas 56,7 pada November tahun lalu.

Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa pesanan barang tahan lama AS turun 5,4 persen secara bulanan pada Oktober berdasarkan penyesuaian musiman menjadi 279,4 miliar dolar.

Logam mulia lainnya, perak, untuk pengiriman Desember ditutup turun 18,1 sen atau 0,76 persen ke 23,688 dolar AS per ounce. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari ditutup turun 15,2 dolar AS atau 1,61 persen ke 930,7 dolar AS per ounce.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.