Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petani Barito Kuala kirim 1.500 ton jeruk per bulan ke Pulau Jawa

📅 Rabu, 22 Nov 2023, 23:13 WIB | Oleh:
Petani Barito Kuala kirim 1.500 ton jeruk per bulan ke Pulau Jawa Doc: ANTARA/Tumpal Andani Aritonang
Ket. Para petani mengumpulkan buah jeruk yang baru dipetik ke keranjang dan dimuat ke truk untuk dikirim ke Kota Surabaya, di Desa Karang Buah, Kecamatan Belawang, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Rabu (22/11/2023).

Barito Kuala, Kalsel - Petani Kampung Jeruk Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengirim sebanyak 1.500 ton jeruk per bulan ke beberapa kabupaten dan kota di Pulau Jawa.

"Pemerintah memberikan lahan 2,5 hektare per kepala keluarga di Kampung Jeruk Barito Kuala ini. Kami mampu mengirim buah jeruk mencapai 50 ton lebih per hari," kata Petani Kampung Jeruk Barito Kuala Jani Mukthar di Barito Kuala, Kalsel, Rabu.



Ia menyebutkan Kampung Jeruk Barito Kuala terdiri empat desa, yakni Karang Buah dan Karang Dukuh (Kecamatan Belawang), Karang Indah dan Karang Bunga (Kecamatan Mandastana).

"Meskipun kemarau panjang selama empat bulan ini, setiap hari bisa panen karena kami membuat parit air di sela pohon jeruk sehingga kebutuhan air selalu terpenuhi untuk kesuburan tanah," ucapnya.

Kemudian, untuk mengantisipasi penurunan hasil panen, para petani rutin memberikan pupuk sesuai kebutuhan berdasarkan kondisi cuaca, minimal tiga kali dalam 12 bulan.

Dia menuturkan di empat desa itu, dia bersama dua petani lainnya tidak hanya berprofesi sebagai petani, tetapi juga sebagai pelaku usaha yang biasanya menampung penjualan dari seluruh petani.



Jani bersama dua petani lainnya setiap hari rutin mengirim buah jeruk masing-masing dua truk besar dengan berat minimal delapan ton per truk. Jika dikalkulasikan, keseluruhan mampu mengirim jeruk minimal 48 ton per hari.

Ia mengatakan lahan pertanian yang diperkirakan luasnya 300 hektare lebih itu merupakan pusat kebun jeruk di Kabupaten Barito Kuala. Meskipun di desa lainnya masih dijumpai, tetapi secara mayoritas para petani jeruk ada di Kampung Jeruk tersebut.

Dia menyebutkan untuk harga jeruk dibedakan dua jenis, yakni jeruk matang dari petani senilai Rp8.000-Rp9.000 per kilogram, kemudian dijual ke Pulau Jawa sekitar Rp12.000 per kilogram. Lalu untuk harga jeruk setengah masak dari berkisar Rp7.000-Rp8.000, dijual ke Pulau Jawa sekitar Rp11.000 per kilogram.



Jani mengungkapkan, saat ini jeruk lokal (Siam Banjar dari Kalimantan Selatan mampu bersaing dengan kualitas jeruk dari daerah Medan, Bali, dan Pontianak. Sehingga para petani tidak khawatir dengan hasil penjualan, apalagi saat ini kondisi kebun cukup baik meskipun sedang musim kemarau.

"Setiap hari pesanan jeruk dari Pulau Jawa selalu ada, kami selalu panen jeruk setiap hari. Meskipun ada penurunan hasil panen saat musim kemarau, tetapi tidak terlalu signifikan," ujar Jani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.