Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Tahapan untuk Mencapai Swasembada Pangan di Indonesia

25 Selasa, 21 Nov 2023, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Tahapan untuk Mencapai Swasembada Pangan di Indonesia Ini Tahapan untuk Mencapai Swasembada Pangan di Indonesia Doc: ANTARA/Farhan Arda Nugraha
Ket. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan keterangan kepada wartawan saat ditemui di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta pada Senin (20/11/2023).

Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menjelaskan tiga tahapan untuk mencapai swasembada pangan di Indonesia dalam tiga tahun ke depan.

"Tahun pertama adalah menekan impor, tahun kedua produksi sudah membaik, tahun ketiga paling lambat itu swasembada," kata Amran saat ditemui di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta pada Senin.

Dia menyebutkan upaya yang dilakukan dalam mencapai swasembada pangan salah satunya yakni melalui pemanfaatan potensi lahan rawa Indonesia seluas 10 juta hektare.

"Potensi kita ada 10 juta hektare, mudah-mudahan bisa kita kejar 1 juta hektar per tahun," ungkap Amran.

Dia optimis jika upaya tersebut dilakukan, Indonesia dapat mencapai swasembada pangan dalam tiga tahun ke depan. Optimisme itu didasari karena sebelumnya Indonesia pernah mencapai swasembada beras.

"Kita dulu swasembada tahun 2017, 2019, 2020 tiga kali saat Pak Jokowi selama beliau (menjabat) presiden," terang Amran.

Diketahui, Kementerian Pertanian saat ini fokus menyiapkan fondasi pertanian dengan mengoptimalkan pengelolaan lahan rawa 10 juta hektare untuk mengejar target swasembada pangan.

Amran menjelaskan 1 juta hektare lahan rawa yang diubah menjadi pertanian bisa menghasilkan 5 juta ton gabah. Angka tersebut bisa bertambah jadi 7 ton apabila lahan sudah dalam kondisi siap IP 2 bahkan 3. Dengan langkah tersebut, Amran optimis selama 3 tahun bisa menghasilkan 15 juta ton gabah kering panen (GKP).

"Saya percaya Indonesia juga bisa mengekspor beras. Satu juta hektare rawa mineral itu kita bangun jadi padi. Kalau 3 juta kali 5 juta ton itu 15 juta ton, padi 7 juta setahun setengah. Kita kan cuma kekurangan 2-3 juta, sudah bisa ekspor," ucapnya.

Selain padi, lanjut Amran, komoditas yang ditargetkan swasembada adalah jagung. Direncanakan selama 3 tahun, kedua komoditas tersebut bisa ditanam di lahan rawa mineral dengan dukungan benih unggul dan mekanisasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.