Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PVMBG imbau masyarakat waspadai peningkatan aktivitas Gunung Dukono

📅 Minggu, 19 Nov 2023, 12:20 WIB | Oleh:
PVMBG imbau masyarakat waspadai peningkatan aktivitas Gunung Dukono Doc: ANTARA/HO-PVMBG
Ket. Tangkapan layar CCTV yang memperlihatkan erupsi material baru setinggi lebih kurang 1.000 meter yang keluar dari kawah Gunung Dukono di Pulau Halmahera, Maluku Utara, Kamis (9/11/2023).

JAKARTA -- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat mewaspadai peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Dukono di utara Pulau Halmahera, Maluku Utara.

Kepala PVMBG Hendra Gunawan dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan aktivitas Gunung Dukono masih belum menunjukkan penurunan dan suara dentuman sesekali terdengar.

"Masyarakat tetap menjaga kewaspadaan dan beraktivitas seperti biasa," kata dia.

Pada 17 November 2023, PVMBG merekam kemunculan asap kawah utama berwarna putih, kelabu dan hitam dengan intensitas tebal setinggi 100 hingga 2.600 meter dari puncak Gunung Dukono.

Selain itu, terdapat 53 kali gempa letusan dengan amplitudo berkisar 7-34 milimeter dan lama gempa 33,39-65,56 detik.

Hendra mengatakan terjadi satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 34 milimeter dan lama gempa 297 detik, kemudian satu kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 0,5-4 milimeter.

Selama dua bulan terakhir, aktivitas kegempaan di Gunung Dukono didominasi gempa letusan dan gempa tektonik jauh.

Meski demikian, gunung api yang memiliki ketinggian 1.335 meter di atas permukaan air laut tersebut saat ini masih berada pada status level II atau waspada.

PVMBG mengimbau wisatawan tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius dua kilometer. Pemukiman terdekat berada pada jarak 11 kilometer dari puncak gunung api tersebut.

PVMBG juga mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Dukono selalu menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.