Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Natuna Pantau dan Data Potensi Titik Banjir

📅 Minggu, 19 Nov 2023, 18:50 WIB | Oleh:
Pemkab Natuna Pantau dan Data Potensi Titik Banjir Doc: ANTARA/HO-BPBD Natuna
Ket. Tim BPBD Natuna saat memantau banjir.

NATUNA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Kepulauan Riau melakukan pemantauan dan pendataan titik lokasi yang berpotensi banjir yang di daerah itu.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Natuna Boy Wijanarko saat dihubungi melalui sambungan telepon dari Natuna, Ahad.

"Saya bersama kepala pelaksana, kepala Basarnas dan kepolisian sedang memantau beberapa titik langganan banjir," ucap dia.

Selain itu, tambah Boy, ia juga telah mengarahkan jajarannya untuk mengerahkan peralatan untuk membantu mengevakuasi warga terdampak dan menyiagakan personel di posko bersama yang terletak di Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur.

"Tim siap digerakkan kapan saja," ujar dia.

Selain itu, pihaknya juga sudah menyediakan tempat pengungsian dibeberapa titik untuk mengantisipasi jika ada warga yang membutuhkannya.

"Pengungsian sementara kita sediakan di Air Lebay dan Masjid Agung," kata dia.

Sementara, Kepala Kantor Basarnas Natuna Abdul Rahman mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, Pasalnya intensitas curah hujan di daerah itu tinggi.

Ia berharap, masyarakat lebih peka dalam memperhatikan kondisi cuaca serta selalu memonitor informasi prediksi cuaca BMKG untuk wilayah Kabupaten Natuna.

"Fenomena kondisi alam musim angin utara seperti tahun yang sudah-sudah mulai kita rasakan, ditandai dengan intensitas peningkatan curah hujan disertai angin kencang. Maka bersama-sama kita tingkatkan kewaspadaan bagi kita yang tinggal di sekitar aliran sungai maupun daerah bertebing hingga dataran rendah" ucap dia.

Selain itu, pihaknya juga menghimbau agar masyarakat nelayan dapat melengkapi alat keselamatan diri pada pompong atau kapal dengan pelampung maupun radio komunikasi ketika melaut.

Menurut dia, masyarakat yang membutuhkan pertolongan bisa menghubungi nomor WhatsApp 082283907707 atau telepon kantornya di nomor 07733211080.

"Jika kondisi alam dirasa tidak memungkinkan atau membahayakan, kami menghimbau agar bersabar untuk tidak melaut sementara waktu" ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.