Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kualitas Udara Jakarta Membaik, Minggu Pagi di Posisi ke-21 Terburuk di Dunia

📅 Minggu, 19 Nov 2023, 08:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kualitas Udara Jakarta Membaik, Minggu Pagi di Posisi ke-21 Terburuk di Dunia Doc: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Arsip Foto - Suasana gedung perkantoran dengan latar langit biru Jakarta diamati dari kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (2/12/2021)

JAKARTA - Situs pemantau kualitas udara IQAir mencatat kualitas udara di DKI Jakarta membaik pada Minggu (19/11) pagi.

Pada pukul 05.57 WIB, Indeks Kualitas Udara (AQI) di Jakarta berada di angka 94 atau masuk dalam kategori sedang dengan angka partikel halus (Particulate Matter/PM) 2.5.

Menurut IQAir, Jakarta menjadi kota dengan kualitas udara peringkat ke-21 terburuk di dunia, namun lebih baik dibandingkan pada Sabtu (17/11) pagi yakni terburuk kelima dunia dengan AQI di angka 160.

Kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada Minggu adalah Karachi(Pakistan) dengan indeks kualitas udara di angka 382, lalu Lahore
(India) di angka 381, kemudian Delhi(India) di angka 204 dan Kuwait City (Kuwait) di angka 176.

Sejumlah wilayah di Jakarta yang tercatat memiliki kualitas udara dengan kategori tidak sehat, yakni Pantai Indah Kapuk (141), Kebon Jeruk (132) dan Tegal Alur (129).

Sementara itu, Sistem Informasi Lingkungan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta menyebutkan bahwa kualitas udara di Jakarta secara keseluruhan berada pada kategori tidak sehat dengan indeks angka 136 dan polusi udara PM2.5.

Angka tersebut memiliki penjelasan tingkat kualitasudara yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhkan yang sensitif dan estetika.

Sejumlah wilayah yang terpantau antara lain Bundaran HI (136), Kelapa Gading (68), Jagakarsa (77), Kebon Jeruk (77) dan Lubang Buaya (59).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.