Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kirab Budaya SMKN Pundong Bantul Perkuat Karakter Pelajar Pancasila

📅 Minggu, 19 Nov 2023, 12:40 WIB | Oleh:
Kirab Budaya SMKN Pundong Bantul Perkuat Karakter Pelajar Pancasila Doc: ANTARA/Hery Sidik)
Ket. Kirab budaya dalam rangka Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) oleh pelajar SMKN 1 Pundong Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Minggu (19/11).

BANTUL -- Kirab budaya yang diselenggarakan siswa siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Pundong, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai upaya untuk memperkuat karakter pelajar dalam berperilaku sesuai dengan nilai nilai Pancasila.

"Ini merupakan gelar karya P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dari siswa SMKN 1 Pundong, dengan tujuan mendorong anak menjadi pelajar sepanjang hayat yang memiliki karakter kompeten perilaku sesuai nilai nilai Pancasila," kata Kepala SMKN 1 Pundong Bantul Sutopo disela kirab di Bantul, Minggu.

Selain itu, kata dia, kirab budaya berupa bregodo, gunungan dan Jodang denganbrute SMKN 1 Pundong dan finish di lapangan sepak bola Pundong tersebut untuk memberikan kesempatan kepada anak untuk mengalami pengetahuannya dan memperkuat karakter dan perilaku anak.

"Kemudian, tujuan kami, supaya anak anak para siswa-siswi SMKN 1 Pundong mendapatkan inspirasi untuk berkontribusi terhadap lingkungan sekitar," katanya.

Sutopo mengatakan tema yang diambil dari kegiatan dalam rangka peringatan Lustrum IV dan Gelar Karya P5 tersebut adalah kearifan lokal dengan harapan nilai nilai luhur di masyarakat tidak luntur akibat perkembangan zaman.

"Harapan kami anak-anak memiliki keingintahuan budaya apa yang dimiliki di wilayah sekitar. Kegiatan kirab, kemudian tarian gedruk dan flashmob ini diikuti sebanyak 850 siswa SMKN 1 Pundong," katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan dipilihnya kirab budaya yang merupakan salah satu khas budaya Yogyakarta dalam kegiatan penguatan karakter pelajar Pancasila ini adalah karena SMKN 1 Pundong merupakan sekolah rintisan berbasis budaya.

"Sehingga, kegiatan yang kami laksanakan adalah kegiatan yang ada kaitannya dengan budaya Yogyakarta. Selain pada pagi hari ini, di hari akan datang ada pentas budaya, di antaranya tarian, karawitan dan ketoprak," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, juga diharapkan para pelajar, khususnya SMKN 1 Pundong bisa melestarikan budaya yang ada di Yogyakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.