Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Capres-Cawapres Harus Komitmen Selamatkan Lingkungan

📅 Sabtu, 18 Nov 2023, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Capres-Cawapres Harus Komitmen Selamatkan Lingkungan Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir usai pembukaan Forum Global untuk Gerakan Iklim di UAD Yogyakarta, Jumat (17/11).

YOGYAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang berkontestasi pada Pemilu 2024 harus mempunyai komitmen politik dalam upaya menjaga, menyelamatkan lingkungan, dan sumber daya alam Tanah Air.

"Karena capres-cawapres ini kan nanti salah satunya akan jadi presiden dan wakil presiden terpilih, mereka yang akan menjadi pemimpin resmi di negeri ini sehingga harus menjamin bahwa Tanah Air dengan seluruh kekayaan alam yang ada di darat, laut, dan udara harus menjadi komitmen politik mereka untuk dijaga dan dirawat," kata Haedar Nashir di Yogyakarta, Jumat (17/11).

Pernyataan itu disampaikan Haedar usai membuka Forum Global untuk Gerakan Iklim atau "Global Forum for Climate Movement" dengan tema "Promoting Green Culture, Innovation and Cooperation" yang digelar PP Muhammadiyah bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.

"Boleh dibangun, tapi jangan dirusak, karena itu pembangunannya tidak bisa sekehendak untuk kepentingan investasi," katanya.

Haedar mengatakan para capres dan cawapres peserta Pilpres 2024 harus memiliki kesadaran kosmologis di mana politik, ekonomi, budaya, dan kehidupan bernegara itu tidak akan lepas dari ekosistem kehidupan dan pencipta kehidupan, yakni Tuhan.

"Pandangan kosmologis itu memasukkan dimensi Tuhan dan ketuhanan itu di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk ketika mengambil keputusan-keputusan penting yang genting," katanya.

Haedar mengatakan para capres dan cawapres terpilih jangan sampai menyalahgunakan kekuasaan, baik di eksekutif, yudikatif maupun legislatif, dan mengambil keputusan atau kebijakan merusak lingkungan, merusak kehidupan, dan merusak masa depan Indonesia.

"Maka kita ajak para capres dan cawapres punya kesadaran kosmologis tentang pentingnya agama, pentingnya Pancasila, pentingnya budaya luhur bangsa, dan jejak sejarah negeri ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.