Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menaker Minta Tenaga Perawat Terus Tingkatkan Kompetensi

30 Jumat, 17 Nov 2023, 23:30 WIB | Oleh:
Menaker Minta Tenaga Perawat Terus Tingkatkan Kompetensi Menaker Minta Tenaga Perawat Terus Tingkatkan Kompetensi Doc: ANTARA/HO-Kemnaker
Ket. Menaker Ida Fauziyah (tengah) menemui sejumlah pekerja migran Indonesia yang bekerja sebagai Health Care Assistant (HCA) atau tenaga perawat di kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura, Jumat (17/11/2023).

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meminta tenaga perawat di Singapura terus meningkatkan kompetensinya untuk mendukung kinerja sekaligus mengisi peluang kerja yang terbuka.

"Bekerja ke Singapura ini bukan hanya untuk memperoleh penghasilan yang memadai, tetapi juga untuk memperoleh keterampilan, pengetahuan, dan membentuk karakter kerja, serta pengalaman bekerja sama dalam suatu tim yang multi negara," ujar Ida Fauziyah dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Saat menemui sejumlah pekerja migran Indonesia yang bekerja sebagai Health Care Assistant (HCA) atau tenaga perawat di kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura, Ida mengemukakan ada tiga jabatan tenaga kesehatan di Singapura yang belum banyak diisi oleh pekerja migran Indonesia, yakni Health Care assistant (HCA), Enrolled Nurse (EN), dan Registered Nurse (RN).

Ia memaparkan kualifikasi yang dibutuhkan untuk mengisi posisi itu sekurang-kurangnya harus mengenyam pendidikan kesehatan di sekolah/universitas di Singapura atau kandidat lulus Singapore Nursing Board (SNB) Exam (Ujian untuk mendapatkan jabatan yang lebih tinggi yaitu Enrolled Nurse dan Registered Nurse).

"Saya berharap teman-teman dapat bekerja dengan sungguh-sungguh sebagai Health Care Assistant (HCA) dan dapat mengambil Singapore Nursing Board (SNB) Exam, sehingga mampu menduduki jabatan yang lebih tinggi, yaitu Enrolled Nurse (EN) bahkan sampai Registered Nurse (RN)," tuturnya.

Ida juga meminta perawat agar terus belajar saat menghadapi kendala bahasa sebab di Singapura menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Melayu.

"Jangan pernah nyerah ketika menghadapi setiap tahapan, orang yang gagal biasanya tidak mampu menyesuaikan pekerjaan. Terpenting jangan pernah menyerah hadapi tahapan tersebut," ujarnya.

Sejak penempatan pertama di bulan Juni 2023 hingga November 2023, tercatat terdapat 60 orang pekerja migran Indonesia yang bekerja sebagai Health Care Assistant di negeri berjuluk The Lion City tersebut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...

Waspada Potensi Banjir Lahar Hujan Gunung Semeru

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Waspada Potensi Banjir Laha...
Olahraga
Formula 1: Kimi Antonelli M...

TNI AU Ciptakan Hujan Buatan di Sumsel

46 menit yang lalu | Sriyono

Daerah
TNI AU Ciptakan Hujan Buata...
Advertisement
KPK Ungkap Negara Rugi Triliunan Rupiah akibat Kasus Cukai PT Djarum

KPK Ungkap Negara Rugi Triliunan Rupiah akibat Kasus Cukai PT Djarum

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.