Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Tari di Lima Lokasi

📅 Kamis, 16 Nov 2023, 05:29 WIB | Oleh:
Festival Tari di Lima Lokasi Doc: ANTARA/Putu Indah Savitri
Ket. Pertunjukan tari kontemporer bertajuk, “In Cycle” karya Siti Alisa di Black Box Produksi Film Negara (PFN), Jakarta, Selasa (14/11/2023).

JAKARTA - Masyarakat dapat menikmati festival tari yang diselenggarakan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) di lima lokasi. Festival ini diberi nama Jakarta International Contemporary Dance Festival (Jicon) 2023.

"Tahun ini, kami punya kesempatan untuk menyelenggarakan Jicon di lima titik. Ini bagian dari perluasan ruang tari," kata Ketua Komite Tari DKJ, Josh Marcy, di Jakarta, Selasa. Pernyataan tersebut disampaikan ketika memberi sambutan dalam Pembukaan Jicon 2023 yang diselenggarakan di Gedung PT Produksi Film Jakarta (Persero), Jakarta Timur.

Josh memaparkan penyelenggaraan Jicon 2023 berlokasi di lima titik sekaligus. Lima titik tersebut adalah Taman Ismail Marzuki, Kedai Tempo Komunitas Utan Kayu, Produksi Film Negara, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (Depok) dan dan Kalipasir. Jicon diselenggarakan 14-18 November.

Jicon tahun lalu hanya dilaksanakan di dua tempat: Taman Ismail Marzuki dan Gedung Kesenian Miss Tjitjih. "Kami mencoba terus memperluas eksperimen, tidak hanya dari kekaryaan atau pelibatan-pelibatan praktik artistic. Tetapi juga bereksperimen terhadap ruang," kata Josh.

Dia berharap dapat melibatkan lebih banyak masyarakat, komunitas, dan pihak-pihak lainnya dalam Jicon 2023. Ini ditempuh melalui perluasan yang dilakukan para penyelenggara. "Kami berharap bisa melibatkan lebih banyak orang untuk hadir dan menikmati festival bersama-sama," tandas Josh.

Jicon kali ini adalah yang ketiga. Dalam acara ini juga terdapat program Imajitari. Ini adalah festival film tari internasional dengan kompetisi, yang diikuti 849 karya film dari 94 negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.