Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Daerah Cagar Alam Pegunungan Cycloop Ditanami Bambu

📅 Kamis, 16 Nov 2023, 16:42 WIB | Oleh:
Daerah Cagar Alam Pegunungan Cycloop Ditanami Bambu Doc: ANTARA/Yudhi Efendi
Ket. Pelaksana Tugas Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Papua Suzana D Wanggai menanam bibit pohon bambu di daerah penyangga Cagar Alam Cycloop di Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Kamis (16/11).

SENTANI - Pemerintah Provinsi Papua melakukan penanaman bibit bambu di daerah penyangga Cagar Alam Pegunungan Cycloop sebagai bagian dari upaya pemulihan lingkungan.

Penjabat Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukundalam sambutannya pada kegiatan penanaman bibit bambu di daerah penyanggaCagar Alam Pegunungan Cycloopdi Sentani, Kamis, menyampaikan bahwa penanaman bambu ditujukan untuk membangun pagar alamCagar Alam Pegunungan Cycloop.

"??????Kegiatan ini juga merupakan agenda penting Pemprov Papua dalam pemulihan lingkungan, yang mencakup kerja-kerja pencegahan, penanganan, dan rehabilitasi yang dilakukan secara intensif, kontinyu, serta konsisten," kata Penjabat Gubernur dalam sambutan yang dibacakan olehPelaksana Tugas Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Papua Suzana D Wanggai.

Dia mengatakan bahwaPT Freeport Indonesia memberikan10.000 bibit bambu untuk mendukung upaya penyelamatanCagar Alam Pegunungan Cycloop.

Bibit-bibit bambu itu, kata dia, ditanam di area penyangga sepanjang 78 kilometer mulai dari daerah Pasir Dua di Kota Jayapura sampai ke Kampung Maribudi Kabupaten Jayapura.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah berusaha melibatkan sektor swasta dan masyarakat dalam upaya pemulihan lingkungan serta konservasi flora dan fauna diCagar Alam Pegunungan Cycloop.

"Cagar Alam Cycloop memiliki nilai yang sangat strategis, karena sebagai sumber plasma nuftah, kaya akan keanekaragaman hayati flora dan fauna endemik Papua," katanya.

Sebagai daerah konservasi yang memilikihutan dataran rendah, hutan pantai, hutan pegunungan rendah, hutan lumut, hutan ultrabasic, dan padang rumput sub-klimaks, menurut dia, Cagar Alam Pegunungan Cycloopjuga berperan penting dalam penyerapan karbon dan penurunan emisi gas rumah kaca.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.