Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anomali Cuaca Kerek Harga Cabai

📅 Rabu, 15 Nov 2023, 08:43 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Anomali Cuaca Kerek Harga Cabai Doc: istimewa

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) dituntut segera mengendalikan harga cabai. Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar, harga cabai naik cukup tinggi hingga mencapai 100 ribu rupiah per kilogram (kg). Padahal, harga di tingkat petani masih sekitar 60 ribu rupiah per kg.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Prihasto Setyanto, mengidentifikasi kenaikan harga cabai sebagai akibat dari anomali cuaca sehingga mengakibatkan kekeringan belakangan ini. Untuk mengatasinya, Kementan mengambil beberapa langkah, di antaranya distribusi pasokan dari daerah surplus produksi ke daerah yang kekurangan, serta program pompa sumur dalam.

"Sesuai arahan Pak Menteri Pertanian (Amran Sulaiman), saat ini kami telah menyiapkan langkah-langkah, termasuk distribusi mobilisasi barang dari daerah surplus produksi ke daerah yang kekurangan dan menambahkan bantuan program pompa sumur dalam sehingga ke depannya masalah ini bisa teratasi," ujarnya di Jakarta, Selasa (14/11).

Selain itu, Prihasto mengajak para petani memilih varietas cabai dengan bijak dan mengolahnya menjadi produk turunan yang bermanfaat. Meskipun harga cabai mahal, pemerintah menegaskan tidak akan ada impor cabai segar untuk menjaga stabilitas harga dalam negeri.

Perlu dipahami, produksi cabai nasional mencapai 241.226 ton per bulan, dengan rincian produksi cabai rawit sebesar 124.212 ton dan cabai besar sebesar 117.014 ton. Namun, kebutuhan cabai mencapai 153.440 ton per bulan, dan harga di tingkat grosir bervariasi tergantung jenis varietas.

Menanggapi situasi ini, Ketua Champion Cabai Indonesia, Tunov, menjelaskan kondisi iklim ekstrem, khususnya kekeringan, telah mempengaruhi produksi cabai. Banyak petani menghadapi kesulitan dalam menanam cabai karena minimnya pasokan air.

Tunov berharap pemerintah dan pemangku kepentingan dapat bersinergi dan memberikan dukungan kepada petani cabai Indonesia untuk memastikan keberlanjutan produksi cabai di masa depan.

Dalam mengakhiri pernyataannya, Tunov mengatakan bahwa kenaikan harga cabai adalah anugerah bagi petani, dan dia berharap masyarakat kota dapat memaklumi situasi ini. Kenaikan harga cabai diharapkan tidak berlangsung lama.

"Kenaikan harga cabai adalah sebuah keniscayaan. Ini anugerah buat kami sebagai petani, toh biasanya kalau cabai murah, kami yang kelimpungan ngutang sana-sini. Sekarang cabai harganya tinggi ya alhamdulillah, kiranya masyarakat kota bisa memaklumilah. Ini tidak lama kok," paparnya.

Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke SMK 1 Purwakarta menyampaikan tingginya harga cabai saat ini bersifat musiman dan diyakini akan turun seiring perubahan musim.

Manfaatkan Pekarangan

Sementara itu, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, merencanakan program Kampung Cabai untuk memunculkan sentra-sentra baru di setiap kabupaten, serta program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) untuk mendorong masyarakat menanam cabai di halaman rumah mereka, dengan bibit unggul yang disediakan secara gratis.

Adapun pemerintah terus berkomitmen mengatasi masalah ini dalam jangka pendek dan panjang, dengan harapan agar stabilitas harga cabai dapat dipulihkan dan pasokan terjamin. Langkah-langkah seperti P2L, distribusi pasokan, dan perbaikan infrastruktur pertanian menjadi bagian dari upaya tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.