Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Filipina Bertekad Lanjutkan Misi Pengiriman Pasokan ke LTS

📅 Senin, 13 Nov 2023, 02:40 WIB | Oleh:
Filipina Bertekad Lanjutkan Misi Pengiriman Pasokan ke LTS Doc: AFP/JAM STA ROSA
Ket. Juru bicara Penjaga Pantai Filipina, Komodor Jay Tarriela

MANILA - Penjaga Pantai Filipina pada Sabtu (11/11) mengatakan bahwa mereka akan terus mempertahankan misi pengiriman pasokan regulernya kepada pasukan yang ditempatkan di pulau karang yang disengketakan di Laut Tiongkok Selatan (LTS) meskipun mereka memperkirakan lebih banyak kapal Tiongkok akan dikirim ke wilayah tersebut untuk mencegat misi ini.

Filipina secara teratur mengirimkan pasokan ke segelintir tentara yang tinggal di kapal perang tua yang sengaja kandas di Second Thomas Shoal pada tahun 1999 untuk menegaskan klaim kedaulatan Manila atas dangkalan tersebut.

Tiongkok mengklaim hampir seluruh LTS, termasuk Second Thomas Shoal, dan telah mengerahkan ratusan kapal untuk berpatroli di sana.

"Kami masih akan melaksanakan misi berbahaya ini meskipun jumlah kapal kami terbatas dan meskipun jumlah kapal Tiongkok yang akan dikerahkan semakin meningkat," kata juru bicara Penjaga Pantai Filipina, Komodor Jay Tarriela, pada sebuah konferensi pers.

"Kami harus memastikan pasokan masih bisa sampai ke pasukan kami," imbuh Tarriela, seraya menambahkan bahwa penjaga pantai Tiongkok kini telah mengerahkan kapal-kapal kecil untuk mencoba mengakali pasukan Filipina.

Pernyataan Tarriela itu diungkapkan sehari setelah Filipina mengecam Penjaga Pantai Tiongkok atas tindakan pemaksaan dan manuver berbahaya, termasuk menggunakan meriam air terhadap salah satu kapal mereka dalam upaya mengganggu misi pengiriman pasokan.

Kedubes Tiongkok di Manila pada Sabtu mengatakan bahwa penjaga pantainya mengambil tindakan penegakan hukum yang diperlukan karena kapal-kapal Filipina tersebut melanggar kedaulatan Beijing.

Desakan AS

Sementara itu Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) pada Sabtu mengatakan bahwa pihaknya mendukung Filipina, yang telah menandatangani perjanjian pertahanan.

"Kami mendesak Tiongkok untuk menghormati kebebasan bernavigasi laut lepas yang dijamin bagi semua negara berdasarkan hukum internasional," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, seraya menegaskan kembali komitmennya terhadap perjanjian pertahanan tersebut.

Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr, saat ini terus mengupayakan hubungan yang lebih hangat dengan AS, hal ini kontras dengan kebijakan yang diambil pendahulunya yang pro-Tiongkok. Rtr/ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

45 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.