Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Menyetujui Vaksin Pertama Melawan Virus Chikungunya

📅 Sabtu, 11 Nov 2023, 05:11 WIB | Oleh:
AS Menyetujui Vaksin Pertama Melawan Virus Chikungunya Doc: Istimewa
Ket. FDA, melaporkan lebih dari lima juta kasus dalam 15 tahun terakhir.

WASHINGTON DC - Otoritas kesehatan Amerika Serikat pada Kamis (9/11), menyetujui vaksin pertama di dunia untuk chikungunya, penyakit yang disebarkan oleh nyamuk yang terinfeksi yang oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS atauFood and Drug Administration (FDA) disebut sebagai "ancaman kesehatan global yang muncul"."Vaksin tersebut, yang dikembangkan oleh Valneva Eropa yang akan dipasarkan dengan nama Ixchiq, telah disetujui untuk orang berusia 18 tahun ke atas yang memiliki peningkatan risiko paparan," kata FDA.Dikutip dari Barron, izin Ixchiq dari regulator obat AS diperkirakan akan mempercepat peluncuran vaksin di negara-negara dengan prevalensi virus paling tinggi.Chikungunya, yang menyebabkan demam dan nyeri sendi yang parah, umumnya terjadi di daerah tropis dan subtropis di Afrika, Asia Tenggara, dan sebagian Amerika."Namun, virus chikungunya telah menyebar ke wilayah geografis baru yang menyebabkan peningkatan prevalensi penyakit ini secara global," kata FDA, yang melaporkan lebih dari lima juta kasus dalam 15 tahun terakhir."Infeksi virus chikungunya dapat menyebabkan penyakit parah dan masalah kesehatan berkepanjangan, terutama bagi orang lanjut usia dan individu dengan kondisi medis yang mendasarinya," kata pejabat senior FDA Peter Marks dalam sebuah pernyataan."Persetujuan hari ini menjawab kebutuhan medis yang belum terpenuhi dan merupakan kemajuan penting dalam pencegahan penyakit yang berpotensi melemahkan dengan pilihan pengobatan yang terbatas".Gejalanya terkadang bisa berlangsung berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun, namun virus ini jarang berakibat fatal. Saat ini belum ada obat khusus untuk mengobati chikungunya, selain obat umum untuk meredakan nyeri dan demam.Karena tidak adanya pengobatan pencegahan, hingga saat ini satu-satunya cara untuk melindungi diri dari infeksi adalah dengan menghindari gigitan.Vaksin ini disuntikkan dalam satu dosis dan mengandung versi virus chikungunya yang hidup dan dilemahkan, seperti standar pada vaksin lainnya.Dua uji klinis dilakukan di Amerika Utara pada 3.500 orang. Sakit kepala, kelelahan, nyeri otot dan sendi, demam dan mual merupakan efek samping yang sering dilaporkan.Reaksi serius dilaporkan pada 1,6 persen penerima Ixchiq dalam uji coba, dengan dua orang memerlukan rawat inap.Beberapa penerima vaksin mengalami reaksi merugikan seperti chikungunya yang berlangsung selama 30 hari atau lebih.Chikungunya dapat ditularkan dari orang hamil ke janinnya, dan virus ini dapat berakibat fatal bagi bayi baru lahir.FDA dalam pernyataannya mencatat bahwa tidak diketahui apakah virus vaksin dapat ditularkan dari ibu ke bayi dalam kandungan, atau apakah vaksin tersebut dapat menyebabkan efek buruk pada bayi baru lahir.Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, sejak chikungunya pertama kali diidentifikasi di Tanzania pada tahun 1952, penyakit ini telah tercatat di lebih dari 110 negara.Pakar kesehatan masyarakat telah menyatakan kekhawatirannya bahwa chikungunya dapat menjadi ancaman pandemi di masa depan karena perubahan iklim mendorong nyamuk yang menyebarkannya ke wilayah baru. Permohonan otorisasi juga telah diajukan oleh Valneva ke European Medicines Agency. SB/Barron

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.