Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Tidak Ada Peningkatan Status, PVBMG Sebut Dua Gunung Api di NTT Berstatus Waspada

📅 Jumat, 10 Nov 2023, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Tidak Ada Peningkatan Status, PVBMG Sebut Dua Gunung Api di NTT Berstatus Waspada Doc: ANTARA/Kornelis Kaha
Ket. Kepala Balai Pemantau Gunung Api dan Mitigasi Gerakan Tanah Wilayah Nusa Tenggara Zakarias DG Raja saat memberikan materi kepada peserta Bimtek di Kupang.

Kupang - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Gerakan Tanah Wilayah Nusa Tenggara menyatakansaat ini dua gunung api di Nusa Tenggara Timur berstatus waspada.

"Dari total 25 gunung aktif di NTT, ada dua gunung yang statusnya waspada atau level II," kata Kepala Balai Pemantau Gunung Api dan Mitigasi Gerakan Tanah Wilayah Nusa Tenggara Zakarias DG Raja di Kupang, Kamis.

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan perkembangan aktivitas gunung berapi yang ada di Nusa Tenggara Timur yang jumlahnya mencapai 25 gunung api aktif.

Dua gunung berapi yang dalam status waspada atau level II itu adalah gunung berapi Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata dan juga gunung api Ine Lika di Kabupaten Ngada.

Untuk gunung api Ile Lewotolok sendiri sebelumnya berada pada status siaga atau level III. Namun, pada 28 Desember 2022 status gunung tersebut diturunkan menjadi status Waspada atau level II.

Hal itu karena berdasarkan pemantauan visual aktivitas gunung Ile Lewotolok, menunjukkan penurunan erupsi setelah sempat erupsi setinggi 1.500 meter pada 29 November 2020.

Sementara itu gunung api Ine Lika di Kabupaten Ngada sebaliknya mengalami peningkatan status, dari normal atau level I menjadi waspada atau level II.

Perubahan atau peningkatan status itu terjadi pada awal Oktober lalu, setelah aktivitas vulkanik di gunung tersebut mengalami peningkatan.

Dia mengatakan bahwa aktivitas vulkanik di gunung itu dari biasanya hanya satu sampai dua kali dalam sehari, saat ini setiap hari terdapat tujuh sampai delapan kali aktivitas vulkanik.

Disamping itu juga bau gas yang menyengat sering muncul di pemukiman warga, sehingga masyarakat diimbau untuk selalu waspada akan bahaya gunung api tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.