Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kelompok Prioritas Akan Terus Divaksin

📅 Jumat, 10 Nov 2023, 05:23 WIB | Oleh:
Kelompok Prioritas Akan Terus Divaksin Doc: ANTARA/Shutterstock
Ket. Ilustrasi - Vaksin Monkeypox.

JAKARTA - Kelompok prioritas tertentu akan terus divaksin guna menekan dan mencegah persebaran virus cacar monyet (monkeypox) Ibu Kota. Vaksinasi akan dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta.

"Kami akan terus vaksinasi kelompok yang rentan tertular," ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta, Ani Ruspitawati. Dia mengatakan ini usai menghadiri acara "Anugerah Humas Jakarta 2023," Kamis (9/11).

Menurutnya, ada beberapa kelompok serta komunitas yang perlu diprioritaskan karena mereka menjadi kunci penyebaran penyakit cacar monyet. Meski demikian, masyarakat tetap perlu berhati-hati. Sebab virus tersebut bisa menular ke siapa pun, termasuk anak-anak, apabila ada kontak erat dengan penderita.

Ani memberikan contoh, seperti menyentuh lesi atau jaringan tubuh yang abnormal tampak di kulit seperti ruam. Apalagi, menurut Ani, karena adanya kemungkinan penularan virus melalui butiran halus (di udara droplet selain melalui kontak erat).

"Di situasi-situasi, ketika kita melihat memang kurang kondusif atau keramaian. Itu memakai masker lebih baik untuk mencegahnya," katanya. Selain itu, dia secara aktif juga melakukan pelacakansetiap kali muncul kasus cacar monyet yang baru.

Dia menambahkan, Dinkes dan sejumlah organisasi terkait rutin melakukan komunikasi serta sosialisasi untuk kelompok-kelompok rentan guna menekan persebaran virus. Namun, Ani enggan merinci yang dimaksud sejumlah kelompok rentan penyebaran virus tersebut.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Jakarta menyebut hingga 7 November, terdapat terdapat 29 kasus positif aktif cacar monyet Ibu Kota. Kepala Seksi (Kasi) Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes Jakarta, Ngabila, Rabu (8/11), menyebutkan terdapat satu kasus cacar monyet terbaru tercatat 7 November. Selasa selama bulan November, terdapat total enam kasus cacar monyet baru.

Kemudian, untuk satu kasus pada bulan Agustus 2022 sudah sembuh. Maka, sejauh ini, total kasus positif cacar monyet sebanyak 30. Adapun para penderita, ujarnya, laki-laki berumur 25-50 tahun. Semuanya menunjukkan gejala ringan.

"Semua tertular dari kontak seksual," katanya. Dia menambahkan, semua pasien cacar monyet tengah diisolasi di rumah sakit. Dia menyebutkan, target vaksinasi cacar monyet tercapai 100 persen, yaitu sebanyak 495 orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.