Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kedatangan Atlet Sepeda Gunung Dunia Disambut Tapung Tawar Khas Dayak

📅 Jumat, 10 Nov 2023, 23:13 WIB | Oleh:
Kedatangan Atlet Sepeda Gunung Dunia Disambut Tapung Tawar Khas Dayak Doc: antara

Kedatangan atlet sepeda gunung dunia yang akan bertanding di UCI-MTB Championship World pada 12 November 2023 di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, disambut dengan tapung tawar khas Dayak Kalteng oleh panitia saat berada di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya.

Ketua Harian Ikatan Sport Sepeda Indonesia (SSI) Kalteng, Rahmat Nasution Hamka, di Palangka Raya, Jumat, mengatakan pemakaian tapung tawar khas Dayak Kalteng itu bertujuan agar alam semesta merestui seluruh rangkaian UCI-MTB Championship tahun ini.

"Kami yakin dengan tapung tawar adat khas Dayak Kalteng dan keyakinan agama yang kami anut, semua kegiatan yang akan dilaksanakan ini berjalan sesuai dengan keinginan dan lancar sampai akhir kegiatan," kata Rahmat Nasution Hamka.

Ia menuturkan, sampai saat ini atlet sepeda gunung dunia yang akan berlaga pada UCI-MTB Championship 2023 tersebut totalnya berjumlah 80 atlet dari 50 negara.

Sebenarnya negara yang mendaftar sebanyak 60 lebih, namun gelaran tersebut sempat tertunda dan akhirnya negara yang berpartisipasi menjadi 50 negara dan malam ini pendaftaran akan ditutup oleh panitia.

"Puluhan atlet tersebut kini sudah datang, hanya tinggal beberapa atlet yang saat ini sedang dalam perjalanan menuju Kota Palangka Raya," bebernya.

Menurut Rahmah Nasution Hamka,atlet sepeda dari Indonesia juga akan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka ada dua orang dan akan segera melaksanakan latihan di sirkuit yang berada di kawasan Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya.

Bahkan seluruh atlet nantinya akan melakukan sesi latihan resmi di sirkuit tersebut satu hari sebelum kegiatan tersebut dilaksanakan.

"Ya besok mereka mencoba sirkuit secara resmi dan lusanya mereka sudah bertanding sesuai jadwal yang telah dibuat oleh panitia," demikian Rahmat Nasution Hamka.

Dalam penyambutan para atlet tersebut, ketika berada di bandara mereka langsung ditampung tawar khas Dayak Kalteng dan diberikan lawung (topi adat khas Dayak Kalteng) oleh para basir adat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.