Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Guru Besar Fakultas Kedokteran UI Temukan Teknik Modifikasi Seleksi Sperma untuk Kehamilan

📅 Jumat, 10 Nov 2023, 12:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Guru Besar Fakultas Kedokteran UI Temukan Teknik Modifikasi Seleksi Sperma untuk Kehamilan Doc: antarafoto
Ket. Guru Besar Bidang Ilmu Biologi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Dr Silvia Werdhy Lestari

JAKARTA - Guru Besar Bidang Ilmu Biologi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Dr Silvia Werdhy Lestari menemukan teknik modifikasi seleksi sperma dalam Teknologi Reproduksi Berbantu (TRB) untuk meningkatkan presentase keberhasilan kehamilan.

"Saat ini telah terjadi peningkatan prevalensi infertilitas secara bermakna yakni sekitar 70 juta pasutri, dengan 40-70 persen disebabkan oleh faktor laki-laki," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (10/11).

Silvia menyebutkan sejumlah metode TRB seperti Inseminasi Intrauterin (IIU), serta Fertilisasi in Vitro (FIV), telah terbukti dapat meningkatkan kemungkinan mengatasi infertilitas terkait dengan kualitas sperma. Namun tingkat keberhasilan TRB sangat bervariasi.

Salah satu faktor penentu keberhasilan TRB, lanjut dia, adalah seleksi sperma atau biasa disebut preparasi sperma. Menurutnya, terdapat berbagai teknik seleksi sperma, seperti Swim Ip (SU), Density Gradient Centrifugation (DGC), atau kombinasi, dengan berbagai kecepatan dan periode sentrifugasi.

Akan tetapi, sambungnya, prosedur pada seleksi sperma ini juga dapat merusak sperma terkait sentrifugasi dan pemipetan berulang, sehingga hasil akhir metode seleksi sperma terkadang tidak sesuai harapan dan dapat menyebabkan kegagalan TRB.

"Oleh karena itu diperlukan adanya inovasi atau temuan aplikasi hasil penelitian baru berupa modifikasi seleksi sperma pada TRB serta perbaikan kualitas sperma terlebih dahulu sebelum dilakukan metode TRB," ujarnya.

Untuk itu Silvia bersama timnya membuat inovasi berupa modifikasi teknik pada preparasi sperma, yakni kecepatan dan periode atau jangka waktu tertentu pada sentrifugasi yang sesuai dengan kondisi kualitas sperma saat pengeluaran. Hal ini untuk mendapatkan panen sperma yang lebih berkualitas sehingga dapat digunakan pada TRB IIU.

"Selanjutnya, kami juga memodifikasi metode seleksi kualitas sperma berupa kombinasi antara jumlah sperma motil dengan Indeks Fragmentasi DNA (IFD), yang bertujuan memperoleh sperma yang optimal untuk digunakan pada tiap jenis program hamil (promil). Baik pada promil alami, IIU, FIV, atau bayi tabung," ucapnya.

Pada modifikasi metode seleksi kualitas sperma ini, ia dan tim melibatkan parameter sperma berupa jumlah sperma motil, IFD sperma, serta kombinasi antara jumlah sperma motil dengan IFD.

"Telah terbukti dengan modifikasi metode seleksi kualitas sperma ini dapat meningkatkan keberhasilan kehamilan," tambahnya.

Selanjutnya ia dan tim akan tetap melakukan penelitian yang berfokus pada kesehatan reproduksi laki-laki, modifikasi seleksi sperma tingkat seluler atau molekuler, peningkatan perolehan sperma dari testis, peningkatan kualitas embrio dari sisi sperma, dan pengembangan sel punca sperma.

"Semua ini semata-mata untuk menciptakan sumber daya manusia laki-laki yang sehat, sehingga siap menyongsong program jangka panjang pemerintah yakni Indonesia Emas 2045," tutur Prof Dr Silvia Werdhy Lestari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.