Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tujuh Produk Unggulan untuk Ekspor di Kalsel Ini Terus Dipromosikan

📅 Kamis, 09 Nov 2023, 00:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tujuh Produk Unggulan untuk Ekspor di Kalsel Ini Terus Dipromosikan Doc: ANTARA/HO-Pemprov Kalsel
Ket. Plt Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kalsel Nurul Fajar Desira memberikan keterangan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (8/11/2023).

Banjarmasin - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) mempromosikan dan memfasilitasi tujuh produk unggulan daerah dari sektor pertanian dan industri kecil menengah yang memiliki potensi besar untuk diekspor.

"Kita ingin masyarakat mampu mengolah produk atau bahan baku menjadi barang siap pakai yang memiliki nilai tinggi untuk diekspor," kata Plt Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kalsel Nurul Fajar Desira di Banjarmasin, Rabu.

Ia menyebutkan ketujuh produk ekspor unggulan tersebut, yakni kopi, kepiting mangrove, arwana, sarang walet, kayu gaharu, udang, ikan tangkap, dan belut. Meskipun jumlahnya masih terbatas, namun produk tersebut memiliki potensi ekspor sehingga perlu ditingkatkan jumlah produksinya.

"Pemerintah menginginkan daerah kita tidak hanya bergantung pada satu sektor saja seperti pertambangan. Sektor lain masih banyak yang berpotensi sehingga perlu program nyata untuk mewujudkan upaya tersebut," ucapnya.

Kendati demikian, ketujuh produk itu perlu dikembangkan melalui berbagai pelatihan yang diberikan kepada para pelaku usaha dengan harapan semakin meningkatnya kualitas produk ekspor dari Kalimantan Selatan.

Dia menuturkan perekonomian di Kalimantan Selatan saat ini didominasi dari sektor pertambangan dengan angka yang disumbangkan sekitar 30 persen produksi total regional bruto (PTRB). Hal itu menjadi salah satu kendala yang membutuhkan waktu cukup lama untuk bertransformasi dari sektor pertambangan ke sektor lainnya.

Fajar menjelaskan pemerintah setempat melakukan berbagai upaya memunculkan produk unggulan lain untuk dijadikan sebagai komoditas yang akan dikembangkan sebelum diekspor.

Menurut dia, untuk mewujudkan ekspor yang memiliki daya saing global, perlu adanya inovasi dan terobosan baru dalam mengembangkan produk. Kemudian hal utama adalah mengembangkan kualitas sumber daya manusia agar mahir mengelola produk-produk lokal Kalimantan Selatan.

Ia meminta kerja sama seluruh pihak mulai dari pihak swasta hingga masyarakat secara umum untuk memberikan dukungan dan memfasilitasi pelaku usaha dalam pengolahan bahan baku menjadi barang siap pakai atau hilirisasi agar memiliki kualitas dan siap untuk diekspor.

"Pengembangan potensi ekspor ini untuk mewujudkan peningkatan ekonomi daerah yang berkelanjutan," ujar Fajar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.