Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat Salurkan Bantuan, 3.192 Warga Pati Terima BLT Pengendalian Inflasi

📅 Rabu, 08 Nov 2023, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat Salurkan Bantuan, 3.192 Warga Pati Terima BLT Pengendalian Inflasi Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Pati
Ket. Sekretaris Daerah Kabupaten Pati Jumani secara simbolis menyerahkan BLT pengendalian inflasi tahap pertama kepada perwakilan penerima di Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah, Selasa (7/11/2023).

Pati - Gerak cepat, Pemerintah Kabupaten Pati di Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) pengendalian inflasi tahap pertama tahun anggaran 2023 kepada 3.192 warga pada Selasa.

"Penerima bantuan BLT tersebut merupakan warga fakir miskin dan orang tidak mampu yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Pati Jumani di sela acara penyerahan BLT pengendalian inflasi tahap pertama di Pati.

Ia menambahkan, kriteria penerima BLTpengendalian inflasi tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Nomor 900/3372 Tahun 2023.

Menurut ketentuan, ia mengatakan, bantuan tersebut diberikan kepada warga miskin yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah, termasuk bantuan pangan non-tunai, bantuan dalam Program Keluarga Harapan, danBLTDana Desa.

Pemerintah Kabupaten Pati mengalokasikan dana Rp3,15 miliar untuk BLTpengendalian inflasi tahun 2023, yang penyalurannyadilaksanakan dalam dua tahap.

Pada tahap pertama, ada 3.192 orang yang menerima BLTpengendalian inflasi senilai Rp450.000 per penerima manfaat. Nilai total bantuan yang disalurkan pada tahap pertama Rp1,43 miliar.

"Bantuan BLT pengendalian inflasi tersebut diberikan secara non-tunai, dengan transfer ke rekeningvirtual accountmasing-masing penerima manfaat," kata Jumani.

Dia menyampaikan bahwa penyaluran bantuan itu ditujukan untuk membantu warga miskin memenuhi kebutuhan sehari-hari pada saat harga komoditas pokok sepertiberas, bahan bakar minyak, dan gula naik.

Jumanijuga mengatakan bahwa angka inflasi di Kabupaten Pati masih tergolong aman, yakni 0,02 persen, lebih rendah dari angka inflasi Provinsi Jawa Tengah yang sebesar 0,06 persen.

Meskipun demikian, Pemerintah Kabupaten Pati bersama pemangku kepentingan yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah tetap menjalankan langkah-langkah antisipatif guna menekan laju inflasi, salah satunya dengan menyalurkan BLT.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.