Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aplikasi SatuSehat Siapkan Fitur Poin untuk Dapat Obat Gratis

📅 Selasa, 07 Nov 2023, 08:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aplikasi SatuSehat Siapkan Fitur Poin untuk Dapat Obat Gratis Doc: ANTARA/Reno Esnir
Ket. Arsip foto - Warga mengakses aplikasi PeduliLindungi menjadi SatuSehat Mobile di Jakarta, Selasa (28/2/2023). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan mengubah aplikasi PeduliLindungi menjadi SatuSehat Mobile pada 1 Maret 2023.

JAKARTA - Kementerian Kesehatan sedang merencanakan sebuah fitur poin untuk aplikasi SatuSehat yang memungkinkan pengguna mendapatkan obat atau multivitamin secara gratis.

"Kami nantinya akan menyiapkan poin, misalnya nanti jalan kaki 5.000 langkah, nanti kami kasih poin yang bisa ditukar dengan obat, multivitamin, dan bahkan bisa nonton bioskop secara gratis," ujar Chief Digital Transformation Office (DTO) Kementerian Kesehatan Setiaji di Jakarta, Senin (6/11).

Dia berharap dengan kehadiran fitur tersebut, masyarakat dapat mengubah kebiasaan dan gaya hidup menjadi mencegah penyakit, daripada mengobati penyakit.

"Ini masih direncanakan," kata Setiaji menegaskan.

Sistem poin pada aplikasi SatuSehat, kata Setiaji, rencananya tidak hanya melibatkan apotek, tetapi, juga bank, perusahaan swasta, dan pihak lainnya yang memungkinkan untuk menjadi mitra dalam pengembangan aplikasi SatuSehat ini.

"Tahun depan rencananya kami meluncurkan fiturnya yang baru," ucap dia.

Untuk saat ini, aplikasi SatuSehat, yang dahulu dikenal dengan PeduliLindungi, sudah memiliki fitur yang memungkinkan penggunanya untuk melihat rekam medis dari kurang lebih 600 layanan kesehatan. Setiajijuga mengungkap kemungkinan SatuSehatdapat terhubung dengan perangkat pintar, misalnya smartwatch(jam tangan pintar).

Selain itu, dia juga menargetkan agar pengembangan aplikasi SatuSehatdapat menambah fitur sertifikat vaksin untuk anak-anak sehingga orang tua dapat mengamati vaksinasi apa saja yang harus didapatkan oleh anak-anak mereka.

"Termasuk juga pengingat untuk minum obat, skrining penyakit kejiwaan, dan lain sebagainya," kata Setiaji.

Penambahan fitur-fitur tersebut diharapkan bisa membuat SatuSehatmenjadi aplikasi yang dapat digunakan dalam kegiatan sehari-hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.