Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memalukan, Puluhan Pelaku Pungli terhadap Wisatawan di Sukabumi Ditangkap

📅 Senin, 06 Nov 2023, 01:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memalukan, Puluhan Pelaku Pungli terhadap Wisatawan di Sukabumi Ditangkap Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Para pelaku pungli di kawasan wisata Pantai Selatan Kabupaten Sukabumi yang diciduk Satreskrim Polres Sukabumi pada Minggu, (5/11/2023).

Sukabumi - Memalukan, Polres Sukabumi menciduk puluhan terduga pelaku pungutan liar (pungli) yang telah membuat resah wisatawan yang tengah berwisata di Pantai Selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.


"Ada 26 pelaku pungli yang kami tangkap di delapan titik objek wisata pantai mulai dari Kecamatan Ciemas hingga Cisolok," kata Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede di Sukabumi pada Minggu.


Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Ali Jupri menambahkan penangkapan terhadap 26 pelaku pungli yang beroperasi di kawasan wisata selatan Kabupaten Sukabumi ini merupakan respon pihaknya dari banyaknya aduan yang masuk.

Keberadaan pelaku ini, sangat meresahkan khususnya wisatawan dan dapat mencoreng nama pariwisata Kabupaten Sukabumi.

Penangkapan yang dilakukan jajaran Satreskrim Polres Sukabumi bersama personel polsek dengan cara menyisir titik wisata yang diduga menjadi tempat beroperasi para pelaku pungli.

Para pelaku ini berhasil tertangkap tangan saat hendak memungut uang secara ilegal di kawasan wisata. Adapun modus yang dilakukan mereka adalah meminta uang parkir tidak sesuai dengan aturan seperti perda yang berlaku.

Kemudian, tarif parkir yang dikenakan kepada wisatawan bisa dikatakan memberatkan, sehingga banyak keluhan dari pengunjung ditambah para pelaku ini hanya menarik uang parkir saja tetapi tidak menjaga keamanan kendaraan milik wisatawan.

"Puluhan pelaku pungli yang merupakan juru parkir liar ini masih kami periksa sesuai peran dan tugasnya masing-masing," tambahnya.

Dari hasil penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti diantaranya tiket pengunjung Pantai Kebon Kalapa dan Curug Marinjung, rompi, buku catatan pengelolaan parkir dan sejumlah uang yang diduga hasil pungli.

Ali mengatakan kegiatan penertiban praktik pungli di kawasan wisata ini merupakan respon polisi atas keluhan masyarakatnya kepada yang ditujukan kepada Kapolres Sukabumi melalui layanan call center 110 Polres Sukabumi.

Selain itu, untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada masyarakat khususnya wisatawan yang datang ke objek wisata Pantai Selatan Kabupaten Sukabumi.

Tidak hanya itu saja, keberadaan praktik pungli ini juga meresahkan para pelaku ekonomi yang menggantungkan pendapatannya kepada wisatawan.

Jika praktik ilegal ini terus berkembang, maka banyak yang akan dirugikan salah dampaknya adalah menurunnya kunjungan wisatawan yang disebabkan pengunjung tidak nyaman dengan keberadaan para pelaku ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.