Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

LPS Sebut Tabungan Valas Tumbuh Positif Meski Rupiah Melemah

📅 Senin, 06 Nov 2023, 00:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
LPS Sebut Tabungan Valas Tumbuh Positif Meski Rupiah Melemah Doc: ANTARA/Aloysius Lewokeda
Ket. Kepala LPS Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) menjadi salah satu narasumber dalam acara konferensi pers "Hasil Rapat Berkala KSSK IV 2023: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga Di Tengah Meningkatnya Ketidakpastian Global" di Jakarta, Jumat (3/11/2023).

Jakarta - Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) melaporkan kondisi tabungan valuta asing (valas) di bank umum tumbuh positif di tengah penguatan dolar AS.

"Tabungan valas di September 2023 tumbuh 6,13 persenyear on yearatau mencapai 78,17 miliar dolar AS. Ini tumbuhnya lebih cepat dibandingkan dengan bulan Agustus," kata Kepala LPS Purbaya Yudhi Sadewa dalam acara konferensi pers "Hasil Rapat Berkala KSSK IV 2023: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga Di Tengah Meningkatnya Ketidakpastian Global" di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan banyak pihak menduga bahwa tabungan valas akan "drop" habis-habisan karena menguatnya dolar AS, namun data justru menunjukkan pertumbuhan yang positif.

Sadewa menyebutkan, kondisi Loan to Deposit Ratio (LDR) valas tercatat mencapai 80,3 persen yang mengindikasikan likuiditas valas di pasar domestik cukup kuat.

"Ruangnya cukup untuk memberikan tambahan kredit ke sektor riil kalau diperlukan," ujar Purbaya.

Lebih lanjut, Sadewa mengatakan, LPS juga telah memutuskan untuk mempertahankan tingkat bunga penjaminan simpanan valas sebesar 2,25 persen serta simpanan rupiah sebesar 4,25 persen selama periode September 2023 hingga 31 Januari 2024.

Keputusan tersebut diambil mempertimbangkan prospek pemulihan ekonomi, perkembangan pasar keuangan, dan kinerja perbankan.

Selain itu, kebijakan itu juga untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi, menjaga intermediasi perbankan, memberikan ruang lanjutan bagi perbankan dalam mengelola likuiditas dan suku bunga pinjaman serta menjaga stabilitas sistem keuangan serta mengantisipasi resiko ketidakpastian global.

"Kami secara berkelanjutan akan terus melakukan assesment dan evaluasi terhadap tingkat bunga penjaminan agar tetap berjalan dengan perkembangan kondisi perekonomian dan perbankan," kata Purbaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.