Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sasar Generasi Muda, MPR Sosialisasikan Empat Pilar Lewat Pentas Seni Budaya di Semarang

📅 Minggu, 05 Nov 2023, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sasar Generasi Muda, MPR Sosialisasikan Empat Pilar Lewat Pentas Seni Budaya di Semarang Doc: ANTARA/HO-Humas MPR RI
Ket. Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR Mohammad Arwani Thomafi menyerahkan pelakat sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada Dekan Fakultas Hukum Undip Prof. Retno Saraswati usai kegiatan pentas seni sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Undip Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (4/11/2023).

Jakarta - MPR RI mensosialisasikan Empat Pilar MPR (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) di Universitas Deponegoro (Undip), Jawa Tengah, Sabtu, menggunakan metode pagelaran seni budaya yang mengangkat tema 'Dalam rangka Pendidikan Penguatan Empat Pilar kepada Generasi Muda'

Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR Mohammad Arwani Thomafi dalam sambutannya mengatakan Badan Sosialisasi MPR pada kesempatan kali ini melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR dalam metode pagelaran seni budaya. Sosialisasi semacam ini tidak hanya digelar di Semarang.

"Alhamdulillah beberapa minggu yang lalu, kami mengadakan kegiatan serupa di Universitas Lampung dan Universitas Udayana Bali," kata Arwani dalam keteranganya.

Menurut Arwani, kegiatan sosialisasi lewat seni dan budaya merupakan konsen dari Badan Sosialisasi karena disadari Indonesia memiliki begitu banyak kekayaan budaya dan seni, memiliki lebih dari 478 suku bangsa serta lebih dari 742 bahasa dan dialog daerah.

"Tidak pernah kita temukan di negara manapun di dunia kekayaan bahasa dan suku bangsa seperti di Indonesia," ujarnya.

Mantan aktivis HMI itu menuturkan, bila dibandingkan saat masih ada Uni Soviet, mereka hanya memiliki keragaman bahasa dan suku tidak lebih dari 200 ragam. Begitupun dengan Yugoslavia.

"Tidak ada bangsa semajemuk, seberagam, Indonesia," ujarnya.

Arwani berharap dengan keberagaman yang ada di Indonesia, budaya bangsa menjadi pilar persatuan dan modal pembangunan. Keragaman yang ada perlu disyukuri sebagai pemberian Tuhan yang Mahakuasa. Untuk itu harapan dari sosialisasi yang digelar di Semarang itu akan memberikan sumbangsih kepada semua untuk ingat dan menyadari betapa pentingnya kekayaan ragam budaya.

"Mari kita kokohkan Empat Pilar", harapnya.

Seperti di Jawa Tengah, kata dia, mempunyai beragam tarian dan kesenian yang menjadi ciri khas, cita rasa, buah pikir, termasuk mampu menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi bangsa khususnya di tahun-tahun politik.

Pada kesempatan itu, Arwani berpesan perbedaan pilihan saat pemilu presiden dan pemilu legislatif jangan mengurangi dan mematikan semangat persatuan.

Di hadapan ratusan mahasiswa, pria kelahiran Rembang, Jawa Tengah itu menyebut Bangsa Indonesia saat ini populasi pendudukannya 50 persen lebih adalah anak muda. Mereka disebut yang akan memberikan sumbangsih dan warna bagi Indonesia lima hingga 50 tahun ke depan. Pada tahun-tahun tersebut generasi muda mempunyai peran dan posisi yang sangat penting.

Dalam kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Hukum Undip Prof. Retno Saraswati mengatakan Pancasila perlu terus menerus digaungkan namun diingatkan ideologi bangsa itu juga harus diimplementasikan dalam kehidupan keseharian.

"Tak hanya dihafalkan tapi bagaimana juga diimplementasikan sesuai dengan peran masing-masing," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

59 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.