Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasukan Khusus TNI Harus Kompeten dan Kolaboratif

📅 Sabtu, 04 Nov 2023, 00:05 WIB | Oleh:
Pasukan Khusus TNI Harus Kompeten dan Kolaboratif Doc: istimewa
Ket. Apel kesiapan, di Halaman Makoopssus TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (3/11).

JAKARTA - Menjelang pelaksanaan latihan aksi khusus Semester IITahun 2023, Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI menggelar apel kesiapan,di Halaman Makoopssus TNI,Cilangkap,Jakarta Timur, Jumat(3/11).

Menurut siaran persnya, apel kesiapan dipimpin Wakil Komandan Koopssus TNI Brigjen TNI (Mar) Supriyono yang di dalam struktur latihan menjabat sebagai Wakil Direktur Latihan (Wadirlat),dihadiri oleh para asisten, perwakilan dari satuan khusus tiap Angkatan,tim pengawas dan pengedalian latihan, penyelenggara, pelaku dan pendukung latihan.

Wadan Koopssus TNI mengecek langsung kesiapan personel maupun Alutsista serta kelengkapan pendukung latihan guna meyakinkan kesiapan dalam penyelenggaraan latihan yang akan dilaksanakan di Situ Lembang,Kabupaten Bandung,pada 5-7 November 2023.

Tujuan diselenggarakan Latihan Semester II ini untuk memelihara kemampuan dan meningkatkan keahlian yang sudah dimiliki oleh Satuan Aksi Khusus TNI serta menjaga sinetgitas antar masing-masing Angkatan.

Dalam sambutan Komandan Koopssus TNI (Direktur Latihan) yang dibacakan Wadan Koopssus TNI mengatakan Pasukan Khusus TNI harus kompeten dan kolaboratif.

"Kompeten artinya memiliki kapasitas yang handal dalam menjalankan tugas yang dibebankan, sedangkan kolaboratif memiliki kerjasama yang baik," ujarnya.

Lebih lanjut Wadan Koopssus TNI mengatakan latihan kali ini tidak dilaksanakan di perkotaan seperti periode sebelumnya, tetapi dilaksanakan di kawasan hutan gunung di kawasan Situ Lembang,Jawa Barat.

"Tujuannya memberikan gambaran medan operasi yang dihadapi sekarang lebih banyak menghadapi alam pegunungan dan hutan belantara," pungkas Perwira Tinggi Bintang Satu KorpsMarinir ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.